Cegah Penyebaran Corona, Kepala Satpol PP: Penting Patuhi Prokes
(Kepala Satpol PP Kaltim)
SAMARINDA-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol
PP) Kalimantan Timur mulai bergerak kembali ke beberapa titik keramaian di Kota
Samarinda. Tujuannya untuk meninjau masyarakat secara langsung dalam penegakkan
protokol kesehatan.
"Kegiatan ini untuk mengantisipasi
penyebaran virus corona. Kita semua tahu bahwa tingkat penyebaran sekarang
sudah masif semua Kalimantan Timur merah. Kita melaksanakan kegiatan ini
mudah-mudahan dapat meminimalisir penyebaran virus corona. Yang paling penting
adalah untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat," tutur Kepala Satpol PP
Kaltim Gede Yusa, usai melaksanakan apel persiapan turun ke lapangan di Halaman
Kantor Gubernur Kalimantan Timur, Samarinda, Selasa (19/1/2021).
Gede tidak bosan-bosannya selalu mengingatkan
kepada masyarakat pentingnya patuh terhadap protokol kesehatan. Mulai dari
memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan sehabis memegang sesuatu dan
sebelum menyentuh muka.
"Karena kita tahu, semua rumah sakit
sekarang sudah hampir penuh. Mudah-mudahan tidak melampaui apa yang menjadi
indikator-indikator IPKM," ujar Gede.
Dia berharap kegiatan ini makin banyak
intensitasnya dan berdampak pada tingkat kepatuhan masyarakat dalam mematuhi
protokol kesehatan. Selain itu, kunjungan ke lapangan mampu membuat efek
psikologis pada masyarakat bahwa penertiban yang dilaksanakan dapat menambah
kepatuhan kepada orang disekitarnya.
"Kita menegakkan Pergub 48 tahun 2020,
di sana ada tahapan sanksinya. Kalau menggunakan maskernya tidak baik kita
ingatkan, kalau tidak dipakai kita sarankan untuk memakai. Kalau tidak mau
memakai nantinya akan kena sanksi bisa berupa denda atau sanksi sosial. Yang
paling penting adalah dia sadar untuk memakai masker di kemudian hari,"
ujar Gede.
Kabid Trantib Bumas Satpol PP Kaltim Edwin Noviansyah Rachim melihat semangat
masyarakat mulai mengendur. Lamanya pandemi yang sudah hampir setahun bisa jadi
membuat masyarakat lelah dan jenuh. Sehingga turunnya Satpol PP ke lapangan
diharapkan menjadi pengingat bahwa pandemi belum berakhir. Apalagi kini banyak
masyarakat yang berkumpul untuk mencari sumbangan kepada korban banjir di
Kalsel dan gempa di Sulawesi.
"Kami sangat mendukung kegiatan amal
yang dilaksanakan oleh masyarakat dalam membantu sesama. Namun perlu diingat,
jangan sampai lupa memakai masker dan patuhi protokol kesehatan. Jangan sampai
ada kluster baru," tutur Edwin. (mar/poskotakaltimnews.com)