Bantuan Kukar Betulungan Disalurkan ke Kalsel
(Bantuan sembako, pakaian layak pakai dan lainnya disalurkan ke Kalimantan Selatan)
TENGGARONG, Pemerintah Kabupaten Kutai
Kartanegara mendistribusikan bantuan sebanyak 2 truk kepada korban banjir di
Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (1/2/2021).
Bantuan Kukar betulungan tersebut berupa
bahan sembako, pakaian, obat obatan, perlengkapan bayi dan sholat.
Sekretaris Daerah Kukar H Sunggono
mengatakan, dimana pendistribusian di kawal dengan ketat supaya bantuan
tersebut tersalurkan dengan baik, yang jelas mewakili dari unsur Tagana, BPBD
Kukar, Dinas Sosial, Pramuka, dan Balakar.
"Untuk bantuan Kalsel telah dibawa ke
Kalsel untuk disalurkan, namun rekening Kukar Betulungan masih di buka sampai 4
Februari 2021, dimana bantuan yang terhimpun sampai waktu yang di tentukan, dan
akan di salurkan ke Daerah Majene di
Sulawesi Barat (Sulbar), serta Sumedang Jawa Barat (Jabar) yaitu berupa uang
yang di salurkan" Kata Sunggono kepada media, di Kantor Bupati, Senin
(1/2/2021).
Lanjut dia, berdasarkan laporan BPBD Kukar,
dimana bantuan yang di distribusikan tersebut sudah di seleksi yaitu, pakaian yang
masih layak pakai, tidak seluruh bantuan yang di sampaikan masyarakat itu layak
untuk di salurkan kepada yang ber hak. Di ketahui berdadarkan kolaborasi data
yg di sampaikan, korban terdampak yang paling banyak yaitu di Kalsel
"Kami berharap kepada masyarakat Kukar
yang memiliki rasa empati untuk menyalurkan bantuan melalui rekening masih di
terima sampai waktu yang telah di tentukan, sehingga nanti bisa di
distribusikan ke wilayah lainnya seperti Sulbar dan Jabar" Katanya
Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Kukar H
Marsidik mengatakan, bantuan uang yang terhimpun saat ini sesuai dengan saldo
bank yakni Rp.154.380.000, untuk bantuan dana masih di buka dan diharapkan
masyarakat Kukar masih menyalurkan bantuannya berupa uang, dimana masyarakat
bisa langsung mengirim lewat Rekening Kukar Betulungan dengan Nomor Rekening :
0044556677, dan Insya Allah di salurkan ke Sulbar dan Jabar.
"Untuk pendistribusian barang hanya di Kalsel,
karena untuk wilayah Jabar, Sulbar sangat jauh, jadi untuk Sulbar dan Jabar
bantuannya hanya berupa uang, penghimpunan bantuan sudah dilakukan sejak 18
Januari 2021" Marsidik.(*riz/poskotakaltimnews.com)