Anggota Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 614/Rjp Bersama Warga Desa Long Jeled Melakukan Perawatan Bangunan PLTA
Anggota
Satgas Pamtas RI-MLY Pos Long Jeled tergabung dalam SSK-2 Yonif 614/Rpj
dipimpin Letda Inf Syahrudin, bersama masyarakat melakukan pengecekan rutin dan
perawatan bangunan PLTA Desa Long Jeled. (Foto : Satgas Pamtas
RI-MLY/Dok.Poskota Kaltim)
Kodam VI/Mulawarman
LONG JELED – Keberadaan Satuan Tugas
Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Republik Indonesia-Malaysia Batalyon
Infantri 614/ Rajapandhita diwilayah perbatasan negara sangat penting.
Hal itu dalam membantu masyarakat perbatasan
disegala bidang, yang selama ini sangat keterbatasan dengan sumber daya.
Contohnya seperti yang dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-MLY Pos Long Jeled yang
tergabung dalam SSK-2 Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 614/Rpj. Dipimpin oleh Letda
Inf Syahrudin, bersama masyarakat Desa Long Jeled, Kecamatan Long Pujungan,
Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara), melakukan pengecekan rutin dan
perawatan bangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang terdapat di Desa
Long Jeled, Kamis (18/2/2021).
Komandan Pos Long Jeled, Letda Inf Syahrudin
mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilakukan seminggu sekali, untuk meyakinkan tidak ada
permasalahan. Baik di turbin, maupun pada sarana bendungannya.
“Kegiatan ini kami lakukan bersama
masyarakat, dan memang sudah menjadi kewajiban kami (TNI) membantu masyarakat
dimanapun kami bertugas,” jelasnya dalam siaran pers Satgas Pamtas RI-MLY yang
diterima Poskota Kaltim, Jumat (19/2/2021).
Dia menambahkan, sangat penting dilakukan
pemeliharaan rutin fasilitas vital di Desa Long Jeled. Karena pembangkit
listrik tenaga air tersebut merupakan satu-satunya milik warga yang bisa
dimanfaatkan untuk kepentingan umum masyarakat desa itu.
“Hal ini merupakan salah satu aplikasi dan
penerapan dari Doktrin 8 TNI . Yaitu, menjadi contoh dan mempelopori
usaha-usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya,” tegas Letda Inf Syahrudin.
Sementara itu, Markus (48), Penanggung Jawab
Bangunan PLTA Long Jeled, mengungkapkan sangat berterima kasih atas bantuan dan
partisipasi anggota Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 614/Rjp dalam pemeliharaan PLTA
yang ada di kampungnya.
“PLTA ini sangat membantu kelangsungan hidup
masyarakat di Desa Long Jeled. Karena
dengan ini pula masyarakat bisa menikmati penerangan listrik dimalam hari,”
bebernya.
Bahkan menurut Markus, dengan adanya listrik
PLTA itu anak-anak Desa Long Jeled bisa terbantu belajar menggunakan lampu
listrik. Masyarakat bisa nonton televisi untuk mengetahui berbagai
perkembangan, informasi dan pengetahuan dari dunia luar.
“Sekali lagi warga masyarakat sangat
berterima kasih kepada anggota Satgas Pamtas dan membantu merawat dan
memeliharanya,” tandas Markus.(ran)