Yusran Aspar : Balikpapan Bisa Ambil Air dari Sepaku

img

BALIKPAPAN,Guna meningkatkan kapasitas air baku yang ada di waduk Manggar dan membangun waduk Teriti dan beberapa waduk lainnya, termasuk melirik air baku dari Sepaku Kabupaten PPU. Pemerintah Kota Balikpapan tengah melakukan berbagai upaya termasuk kemungkinan  besar mengambil air dari Sepaku, Kabupaten PPU. Terkait itu pemerintah Kabupaten PPU menyikapi dengan menyatakan siap memberikan air dari Sepaku ke Balikpapan. 

Demikian penjelasan Bupati PPU, Yusran Aspar, MSI, belum lama ini. 

Bahkan kepada Poskota Kaltim Yusran Aspar membenarkan kalau pemerintah PPU mengijinkan pemkot Balikpapan melalui PDAM mengambil air baku dari wilayah Kecamatan Sepaku Kabupaten PPU. 

Sebelumnya, Bupati Penajam Paser Utara (PPU)  Yusran Aspar mengungkapkan, berbagai potensi daerah  yang dimiliki daerah ini, sehingga untuk saat ini  siap membuka peluang  sebesar-besarnya kepada para investor atau pengusaha untuk menangkap peluang usaha tersebut.

‘’Tinggal bagaimana peluang ini dapat ditangkap para  pengusaha, kami di PPU siap untuk bekerja sama dengan sistim pola kemitraan, karena memang pemerintah daerah saat ini sedang mendorong pemerintah dan swasta untuk hal itu, kerja sama ini sangat dimungkinkan sekali,’’ jelas Yusran.

Menurut Yusran Aspar,  salah satu investasi adalah suplai  air bersih  untuk Kota Balikpapan, dengan mengelola Bendungan Sepaku yang sedang dibangun, sehubungan dengan itu kata PPU saat ini telah dipercaya pemerintah pusat dan diberikan tanggung jawab untuk pembebasan lahan untuk pembangunan waduk tersebut, dan rencananya pada 2017 pembangunan  akan dilaksanakan.

"Bila pembangunan waduk ini sudah tuntas, maka dipastikan dapat memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Sepaku dan daerah lain terutama Balikpapan," katanya.

Lebih lanjut Yusran mengatakan, selain potensi air, PPU juga memiliki potensi gas yang cukup besar diantaranya  ada dari Saka Energi, PT. Pandawa, dan Chevron Indonesia Company  yang dalam waktu dekat akan diambil alih pengelolaannya oleh pemerintah daerah setelah pengelolaan minyak dan gas (Migas) dialihkan ke pihak Pertamina dan pengelolaan Migas nantinya ditangani Perusda yang selama ini mengelola gas di Kabupaten PPU.

"Dulu kami menjual gas kepada Pertamina di Balikpapan melalui pipa yang telah tersedia hingga saat ini. Sehingga pendistribusian gas tersebut rasanya  tidak menjadi persoalan hingga ke Balikpapan dan hal itu sangat memungkinkan untuk dilakukan terus,"paparnya.(max-poskotakaltimnews.com)