Sa’bani: Optimalkan Kinerja Penanganan Fakir Miskin
(Sa'bani Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,BALIKPAPAN-Sekretaris Daerah
(Sekda) Provinsi Kaltim HM Sa'bani sera resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor)
Program Penanganan Fakir Miskin (Program e-Warong dan Rekon) yang
diselenggarakan Dinas Sosial Provinsi Kaltim di Ballroom lantai 8 Hotel Gran
Jatra Balikpapan, Selasa (23/3/2021).
Sekda Prov Kaltim HM Sa'bani mengungkapkan
rakor program penanganan fakir miskin ini sangat strategis sebagai optimalisasi
penanganan fakir miskin dan sebagai wadah penyelarasan program, pengumpulan
informasi dan rekomendasi terkait kebijakan penanggulangan kemiskinan di Benua
Etam.
"Akibat pandemi angka kemiskinan di
Kaltim naik mencapai 6,10 persen pada 2020, sedangkan sebelumnya pada 2019 pada
angka 5,91 persen. Atau naik sebesar 0,19 persen. Melalui rakor ini mari kita
optimalkan kinerja penanganan fakir miskin di Kaltim, terutama meningkatkan
kepedulian dan memperhatikan kelancaran penyaluran bantuan sosial pangan, serta
melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam verifikasi dan
validasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)," kata Sa'bani.
Sa'bani mengingatkan verifikasi dan validasi
harus terus diupayakan, karena data yang sudah terverifikasi berpengaruh
terhadap bantuan sosial baik yang dikucurkan pemerintah pusat dan daerah
melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Diantaranya program keluarga
harapan (PKH), bantuan pangan non tunai (BPNT)/program sembako, dan bantuan
sosial tunai (BST), sehingga bisa menekan angka kemiskinan utamanya akibat
pandemi Covid-19.
"Kedepan program ini memang betul-betul
dapat menjangkau semua kelompok sasaran yang dimaksud. Diperlukan akurasi data.
Antara data daerah dengan pusat harus sinkron sehingga program tersebut tepat
sasaran. Pendataan kni yang harus diperbaiki kedepan," pesan Sa'bani.
Kepala Dinas Sosial Kaltim HM Agus Hari
Kesuma didampingi Kabid Penanganan Fakir Miskin Saprudin Saida Panda
menjelaskan rakor ini berlangsung selama tiga hari, yaitu pada 23-25 Maret yang
dipusatkan di Hotel Gran Jatra Balikpapan dengan peserta terdiri dari Dinas
Sosial Kabupaten/Kota se Kaltim dan lembaga penyalur bantuan sosial.
"Rakor ini difokuskan pada pembahasan
program E-Warong yaitu sembako elektronik, yang dilanjutkan dengan rekon.
E-Warong sudah dibentuk oleh kementerian
sosial, provinsi, kabupaten/kota maupun perbankan. Program ini merupakan warung
gotong royong yang dibentuk untuk anggota Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jadi
apa saja yang dirumuskan dan disepakati dalam rakor ini, akan ditindaklanjuti
di tingkat kabupaten/kota sebagai penyelenggara di daerah," jelasnya.
Hadir anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan
dan Pengawasan Pembangunan (TGUPPP) Kaltim dan Kepala Dinas Sosial
kabupaten/kota se Kaltim (mar)