Kaltim Fair Jadi Ajang Sosialissai Hulu Migas

img

BALIKPAPAN, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (SKK Migas Kalsul)mendapat penghargaan stan kreativ dia ajang Kaltim Fair 2017, di Samarinda. Kegiatan yang dibuka dan ditutup Gubernur Kaltim Dr H Awang Faroek Ishak di Convention Hall Samarinda, sejak 14-23 April 2017 lalu. 

Selama penyelenggaraan Kaltim Fair 2017, tim SKK Migas tiada henti memberi informasi pada pengunjung terkait kegiatan hulu migas. Penyampaian informasi ini diungkapkan Handel Martua berharapa agar semua pihak memahami dan memberikan dukungan pada kegiatan migas, khususnya di Kalimantan dan Sulawesi.  

“Kegiatan migas sangat berperan untuk pembangunan nasonal dan daerah. Semua pihak baik masyarakat, mahasiswa dan pemangku kebijkaan didaerah harus memahami bahwa kegitan hulu migas adalah kegiatan pemerintah Indonesia yang bertujuan memberikan kesejahterahan pada masyarakat secara luas”ujar Handel.

Melalui Kaltim Fair ini pula lanjut Handel,  SKK Migas Kalsul mengajak perusahaan migas untuk berpartisipasi menunjukan program tanggung jawab sosial(TJS)  dibidang ekonomi. Hasil olahan kreativ dari masyarakat yang merupakan binaan perusahaan migas ditampilkan, bahkan sebagian dibagikan pada pengunjung pada saat sesi sosialisasi kegiatan hulu migas.

“Kami juga memberikan informasi terkait kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan migas diwilayah operasi kerjanya. Masyarakat luas dapat menanyakan langsung apa yang telah diperbuat oleh perusahaan migas tersebut. Dan manfaat dari program TJS tersebut, saat ini telah banyak mendapat apresiasi dari masyarakat luas”terang Handel. 

Melalui ajang Kaltim Fair ini tambahnya, setiap hari pengunjung diberikan informasi beragam terkait seluk beluk kegiatan usaha hulu migas  dari SKK Migas dan program TJS dari KKKS. Hal ini diharapkan masyarakat Kaltim mengetahui perusahaan migas apa saja yang beroperasi di Kaltim dan bagaimana kontribusinya untuk daerah.

Untuk SKK Migas Kalsul selain memberi pemaparan terkait kegiatan usaha hulu migas secara umum, juga menyampaikan Perjanjian Pemakaian Lahan Bersama (PPLB) dan penggunaan Handak untuk kegiatan migas. Sedangkan perusahaan migas yang hadir seperti Chevron, Total E&P Indonesie, Pertamina EP Aset 5 dan Vico,  menyampaikan operasi migas diwilayah kerjanya dan program tanggung jawab sosial.mid/poskotakaltimnews.com