Berau Usulkan Dana DAK IKM Senilai Rp12,8 Miliar
Endang
Iriani Menunjukkan Salah Satu Karya Tenun Pengrajian Berau
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Pasca Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Diskoperindag) Berau
mengikuti kegiatan sosialisasi pengusulan Dana Alokasi Khusus (DAK) IKM
Kementrian Perindustrian dengan Nara Sumber Ditjen IKMA, Bapenas , Kementerian
Keuangan dan Kementerian Pariwisata Dan Ekonomi Kreaatif berlokasi di Hotel
Pullman Bandung Jawa Barat pada awal Bulan Juni 2021 lalu, tentu saja memberikan
semangat baru bagi Bumi Batiwwal dalam mendukung pengembangan UMKM dan IKM di
Berau karena mendapat dana segar baik untuk kegiatan fisik maupun non fisik .
“Ini
merupakan peluang baru diberikan Pempus dan kami juga sudah merumuskan harapan
kita dan berjuang untuk bisa dapat dana segar tersebut,”jelas Endang Iriani Plt
Sekretaris Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan (Diskoperindag) Berau.
Adapun besaran dana, sebesar Rp12,8 Miliar
dengan rincian Rp 11 Milyar untuk kegiatan fisik dan sebesar Rp 1,8 Milyar
untuk kegiatan non fisik. Peruntukan dana fisik bila dipenuhi keberadaan akan
dibangunkan Rumah Produksi Tenun di Kampung Sukan.
“Untuk
usulan dana sudah kita usulkan ditahun ini, realisasi untuk anggaran
tahun 2022 mendatang, mudah-mudahan semua yang kita usulkan mendapat realisasi
di tahun 2022 mendatang,”tukas Endang.
Terkait mekanisme pengusulan dana DAK
fisik dan non fisik menurut penjelasan Endang, tetap ada persyaratan
mutlak harus dipenuhi, seperti pengusulan fisik syarat utama adalah lahan harus
lear and clean artinya tidak ada masalah , sudah ada pembangunan rumah kemas
beserta peralatan, sosialisasi GMP yaitu Cara Produksi Olahan Pangan yang
baik dan Pembentukan UPTD di Dinas Perindustrian masing masing daerah.
“Alhamdulillah semua persyaratan kita sudah
lengkap jadi kita punya pelung berjuang dana IKM tersebut,”tambah Endang .(sep/adv)