Pembelajaran Tatap Muka di Kaltim Ditunda

img

(Anwar Sanusi)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Melihat perkembangan kasus Pandemi Covid-19 di Kaltim yang masih tinggi, apalagi Provinsi Kaltim masuk dalam PPKM level 4.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim Anwar Sanusi meminta agar seluruh sekolah  untuk sementara tidak melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

"Untuk sementara PTM kita dipending kembali, kita masih mengikuti instruksi Gubernur Kaltim,"tegas Anwar Sanusi,  usai menghadari menyerahkan secara simbolis Surat Kepetusan (SK) Gubernur Kaltim  Tentang Penetapan Status pemutihan  izin belajar bagi PNS dengan jabatan fungsional guru, calon guru, pelaksana  yang diberi tugas mengajar sebagai guru dilingkungan Pemprov Kaltim. Yang di gelar secara  langsung dan virtual   di Ruang Heart Of Borneo, Jembatan Penghubung lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (5/8/2021).

Anwar menjelaskan, sebelum Kaltim masuk PPKM level 4, Disdik Kaltim juga sudah melarang dilakukan PTM, karena dampak penularan Covid-19 yang terjadi sangat luar biasa, dimana  dampaknya yang ditimbulkannya sangat luar biasa,  ada kepala sekolah,  guru dan siswa yang menjadi korban meninggal dunia.

"Sebelumnya pun tidak ada level kita sudah merasakan dampaknya,  apalagi  Kaltim  sudah masuk level 4, tambahnya kita  lebih waspada, oleh karena itu diminta jangan ada dululah pembelajaran tatap muka,"pesannya.

Anwar menambahkan, walaupun pembelajaran tatap muka kembali diundur, tentu ini menjadi tantangan para guru untuk dapat menyesuaikan dengan situasi dan kondisi. Maka dari itu guru harus mampu membangun sistem pembelajaran yang sesuai dan dapat diikuti oleh peserta didik walaupun itu melalui via daring.

"Guru sebagai ujung tombak pendidikan harus kreatif menghadapi pandemi sebab mereka menjadi tulang punggung pendidikan, dengan tetap melakukan pembelajaran, "ujarnya.

Melalui pembelajaran daring, Anwar   mengharapkann para  guru tetap kreatif untuk menyajikan pembelajaran secara menyenangkan dan mudah dimengerti sehingga para siswa tidak merasa bosan dan tetap produktif di rumah.(mar)