Atasi Stunting Semua Pihak Harus Terlibat
Kepala
Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim
Hj.Noryani Sorayalita
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Stunting merupakan
salah satu masalah kesehatan anak yang masih banyak terjadi dan perlu diatasi
secara serius. Keterlibatan semua pihak sangat diperlukan untuk mengatasi
terjadinya masalah stunting ini.
Kepala Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan
dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Hj.Noryani Sorayalita mengatakan berkaitan
dengan stunting ini menjadi program prioritas DKP3A Kaltim, untuk dilakukan
sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya kepada calon ibu yang
akan melahirkan anaknya.
"Ditengah pandemi Covid-19, kami
melakukan sosialisasi, edukasi kepada masyarakat, calon pengantin dan khususnya
para ibu yang hamil/mengandung, baik secara daring maupun luring,"kata
Noryani Sorayalita, belum lama ini.
Soraya
sapaan akrab Noryani Sorayalita menambahkan, pada dasarnya, yang
dibutuhkan anak di setiap tumbuh kembangnya tidaklah rumit, selain
nutrisi, juga perlu memberikan cinta,
pengertian, dan waktu kepada buah hati. Dan hal tersebut adalah yang paling
dibutuhkan di periode golden age setiap anak.
"Paling tidak minimal lima tahun pertumbuhannya kita berikan nutrisi, sehingga
anak bisa tumbuh dan berkembang dan dapat terhindar dari stunting, oleh karena
itu masalah stunting ini terus kita sosialisasikan kepada masyarakat, ibu hamil dan para calon pengantin,"tandasnya.
Menurutnya, stunting harus ditekan dari hulu
ke hilir mulai dari program edukasi hingga intervensi gizi untuk mencegah anak
gagal tumbuh. Program edukasi penting agar anak tidak salah gizi dan yang juga
harus diperhatikan adalah pengamatan terhadap kondisi gizi anak.
"Oleh karena itu, peran keluarga sangat
penting untuk menekan angka stunting di masa pandemi Covid-19.
Sehingga dengan sosialisasi dan edukasi
keluarga dapat memahami pentingnya pemberian nutrisi yang baik bagi pertumbuhan
anak,"ujarnya.
Selain keluarga, lanjut Soraya program
pencegahan stunting perlu dikolaborasikan dengan semua pihak terkait, dan hal
itu bukan tanggungjawab pemerintah saja, tatapi semuanya harus terlibat.
“Pencegahan stunting
tentu bukan tangggungjawab pemerintah semata, tetapi perlu dukungan dan sinergi
semua pihak, sehingga masalah stunting di Kaltim dapat kita cegah,"kata
Soraya.(mar).