Berau Berjuang Membangun Rumah Tenun di Kampung Sukan

img

Endang Iriani Menunjukkan Salah Hasil Tenun Niliai Jual Rp 2,5 Juta

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Bakal diperjuangkan Kabupaten Berau membangun rumah produksi tenun di Kampung Sukan Kecamatan Sambaliung.

Peluang kedepan menjanjikan, didukung lagi di Sukan lahan perlengkapan tenun baik kedokan manual maupun Alat Tenun Bukan Mesin (ATDM) serta pengrajinnya telah tersedia.

Fasilitas itu tersedia dari hasil dukungan Kepala Kampung Sukan sangat mensuport melalui Alokasi Dana Kampung (ADK) sehingga pengrajin tenun diberdayakan disana (Sukan). Pertimbangan lain sebab di Berau ada beberapa pengrajin tenun dan telah berhasil mampu membuat tenun ciri khas Bumi Batiwakkal.

Dijelaskan Endang Iriani  Kabid Perindustrian Diskoperindag Berau yang juga Sekretaris Deskranasda itu , bahwa di Tumbit Kecamatan Sambaliung juga  telah dibangun rumah tenun dan merupakan pilot projeck di Bumi Batiwakkal beberapa tahun lalu.

“Namun sedikit ada kekhawatiran akan pemasaran tenun harga jual di Berau cukup tinggi. Bayangkan saja harga untuk tenun ukuran 1 meter x 4 meter berkisar sekitar Rp 2 juta, ini produksi pengrajin tenun Jl Gunung Panjang Kecamatan Tanjung Redeb,”jelas Endang Iriani baru-baru ini dikantornya.

Sedangkan produksi pengrajin tenun lain lanjutnya, termasuk rumah tenun Tumbit ukuran tenunnya hanya 1 meter x 90 centi meter, namun harganya lebih miring yakni sekitar Rp 1,5 juta saja. Sangat besar harapan dengan adanya rumah produksi tenun bisa menekan harga jual tenun dilapangan. “ Sehingga masyarakat bisa membeli dengan harga terjaungkau kedepan,”masih  Endang Iriani.

Mudah-mudahan tambahnya , perjuangan ini segera terwujud karena Berau ada mendapat peluang dukungan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) IKM oleh Kementrian Perindustrian RI. Berau sudah mengusulkan kegiatan fisik senilai Rp 11 Milyar untuk mewujudkan membangun rumah Tenun Sukan , diusulkan ditahun anggaran 2021 untuk kegiatan ditahun anggaran 2022 mendatang.

Ditempat yang sama dengan waktu berbeda Kepala Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekransda) Bumi Batiwakkal Sri Aslinda Gamalis saat diminta tanggapannya akan rencana pembangunan rumah produski tenun di Kampung Sukan menyambut positif.

Hal pemasaran Dekranasda telah membuka berbagai peluang baik secara langsung maupun via online karena ditengah pandemi. Dari celah pemasaran secara online Dekranasda juga menjalin kerja sama dengan Toko Pedia dan Shopee, peluang yang ada semua produk IKM terbuka lebar memanfaatkannya untuk menjual produknya termasuk tenun produksi Berau. 

“Dirumah tenun Tumbit sekarang ini selain secara manual yakni kedokan, tapi sekarang telah tersedia ATDM juga. Kalau tidak salah ada sekitar lima (5) ATDM bantuan Dekranasda Pusat beberapa waktu lalu sebagai suport kerumah tenun di Tumbit. Kalau kedepan di Sukan ada rumah produksi tenun lebih bagus lagi,” kata Sri Aslinda.(sep/adv)