Dewan Kukar Sebut Realisasi APBD Belum Optimal
(Siswo Cahyono)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR- DPRD Kukar menyebut
realisasi APBD Kukar 2021 masih kurang optimal, hal ini disebabkan karena
adanya peralihan sistem lama ke sistem baru. Realisasi tersebut sekitar 45
persen.
Wakil Ketua DPRD Kukar Siswo Cahyono
mengatakan, penyebab dari keterlambatan realisasi APBD ialah masa peralihan
dari Simral ke SIPD, karena belum siapnya perangkat ASN untuk menggunakan
aplikasi tersebut.
"Sehingga anggaran tidak bisa
direalisasikan sejak awal, seharusnya kalau sudah diketok anggaran, pada
Januari, Februari sudah dilaksanakan" kata Siswo Cahyono kepada media, di
DPRD Kukar, belum lama ini.
Ia menyebutkan, berkaitan dengan peralihan
aplikasi tersebut, DPRD Kukar saja masih awam dengan hal itu,. Sebelum
dilakukan peralihan seharusnya memberikan pelatihan atau sosialisasi kepada
OPD, agar para OPD siap mengoperasikan aplikasi tersebut.
"Kalau realisasi anggaran tepat pada
waktunya, mereka sudah bisa melaksanakan lelang, kalau dipenghujung tahun
seperti ini yang terjadi Silpa, tidak terbayarkan, pekerjaan tidak mencukupi,
dan akhirnya didorong pada tahun berikutnya" tutupnya.(*riz/adv)