Polres Kukar Amankan Tersangka Kasus Penganiayaan di Kota Bangun

img

(tersangka kasus penganiayaan)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Polres Kukar berhasil mengamankan seorang tersangka kasus penganiayaan di Kecamatan Kota Bangun, pada 22 Oktober 2021 lalu. Tersangka adalah BN (37) yang melakukan penganiayaan terhadap Tata Irawan.

BN (37) merupakan warga Senoni KM 18 Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong.

Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Herman Sopian mengatakan, kejadian tersebut bermula ketika Tata Irawan sedang melakukan pengamanan Karyawan di Kota Bangun PT Kutai Agro Jaya pada 22 Oktober 2021 sekitar pukul 12.00 wita.

"Tiba tiba datang 3 mobil avanza yang menghampiri korban berjumlah sekitar 20 orang, dari 20 orang tersebut ada yang berkata siapa yang nyuruh panen kelapa sawit, kemudian orang tersebut menebaskan mandaunya ke arah Tata Irawan" kata Herman Sopian.

Sehingga, lanjut dia, Tata Irawan alami luka sobek dibagian punggung belakang, kemudian rekan kerja korban segara menolong untuk dibawa ke Puskesmas terdekat agar mendapatkan pertolongan medis.

"Atas kejadian tersebut, rekan korban bersama korban melaporkan ke Polsek Kota Bangun, untuk dilakukan pencarian terhadap pelaku yang tidak dikenal" ucapnya

Dari laporan korban, Polsek Kota Bangun bersama Polres Kukar bekerjasama untuk mencari keberdaan rombongan tersenut maupun pelaku yang telah melakukan penimpasan.

"Petugas langsung melakukan olah TKP, berdasarkan hasil olah TKP, diperoleh informasi bahwa pelaku merupakan anggota ormas dengan Ketua bernama Tarung Tato" jelasnya

Lalu, tim gabungan melakukan pencarian dan penyelidikan terhadap Tarung Tato, dengan tujuan menggali informasi siapa yang telah melakukan penimpasan.

"Pada 23 Oktober 2021 sekitar pukul 22.00 wita di Guest House Jalan Pramuka Samarinda, Tarung Tato berhasil diamankan tanpa ada perlawanan" tuturnya.

Tarung Tato diintrogasi, kepada polisi ia mengaku bahwa yang melakukan penimpasan ialah, BN yang beralamat di KM 18 Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong.

"Atas informasi tersebut, tim gabungan melakukan pencarian terhadap tersangka, pada 24 Oktober 2021 sekitar pukul 07.00 wita tersangka berhasil diamankan, dan dibawa ke Polres Kukar" ucapnya.

Sementara barang bukti yang diamankan yaitu, sebilah parang dengan sarungnya, jaket, baju dan jaket korban. Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 351 KUHP diatas 5 tahun penjara.(*riz)