Kunker Wapres Ma’ruf Amin Pertanda Kaltim Mendapatkan Perhatian Pusat
Hadi Mulyadi.
POSKSOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kunjungan Kerja
(Kunker) sehari Wakil Presiden
(Wapres) Republik Indoensia Prof.Dr KH Ma’ruf Amin ke Samarinda Ibukota Provinsi Kaltim berjalan lancar, oleh Wakil Gubernur Kaltim H
Hadi Mulyadi merasa bersyukur dan itu
bertanda Provinsi Kaltim mendapatkan perhatian dari pemerintah Pusat.
“ Kita bersyukur, karena kita kembali menerima kunjungan Wapres Ma’ruf
Amin ke Samarinda, dan ini bertanda Kaltim mendapatkan selalu mendapatkan
perhatian dari pemerintah pusat, mudah-mudahan perhatian ini, tidak berhenti
sampai disini tetapi terus berlanjut, khususnya perhatian dalam berbagai
pembangunan yang lebih bermanfaat untuk Kaltim,” kata Hadi Mulyadi usai
bersilaturahmi dengan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri
Wiranto, di Rumah Jabatan Wagub di Jalan Milono Samarinda, Selasa malam (2/11/2021).
Selain perhatian pembangunan dari pemerintah
pusat, lanjut Hadi Mulyadi juga perhatian lebih besar lagi anggaran untuk Kaltim, kemudian pengelolaan lingkungan
lebih baik, dan yang terpentik Ibu Kota Negara (IKN) baru kedepan pembangunanya
tidak saja di ibu kotanya, tetapi juga pada daerah-daerah penyangga IKN itu
sendiri termasuk seluruh kabupaten kota se Kaltim.
“Kita harapkan, realisasi pembanguan IKN
nanti, juga bisa berdampak pada pembangunan seluruh kabuaten kota se Kaltim,
termasuk provinsi-provinsi bagian timur di Indonesia, sehingga keberadaan IKN
bukan saja dirasakan di Kaltim tetapi juga provinsi bagian timur lainnya,”
tandasnya.
Manfaat
lain yang bisa disarakan terhadap Pemindahan IKN, kata mantan
legislator karang Paci dan Senayan itu, dapat memberikan akses yang lebih
merata bagi seluruh wilayah NKRI,
kemudian dapat mendorong pemerataan pembangunan ke luar pulau Jawa, reorientasi
pembangunan dari Jawa sentris menjadi Indonesia sentris sehingga mengurangi
beban pulau jawa.
“Selain itu, pemindahan ibu kota negara juga
berdampak pada pemerataan ekonomi nasional, termasuk akan menciptakan dorongan
investasi yang lebih luas pada daerah
lainnya,” ujar hadi Mulyadi.(mar)