Potensi Cuasa Ekstrem, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan perkiraan cuaca di Kalimantan Timur untuk sepekan ke depan hingga menjelang Bulan Ramadan 2022. Prediksinya, cuaca didominasi oleh kondisi cerah hingga berawan dan potensi hujan berintensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang yang disertai kilat/guntur.

Hasil analisis BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan - Balikpapan memprakirakan gelombang atmosfer Rossby dan Tipe Low Frequency akan cukup aktif terutama di wilayah Indonesia sebelah utara khatulistiwa, seperti wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua bagian barat pada periode 25 - 31 Maret 2022.

Prakirawan Stasiun BMKG Kelas III Kalimarau, Reygik Riskianera menyebut, kondisi itu juga akan berpengaruh bagi Kabupaten Berau. Tingkat Madden Jullian Oscillation (MJO) berada di fase 4 dengan intensitas yang melemah dalam satu minggu kedepan. Kondisi itu menyebabkan angin di lapisan bawah bertiup dari Barat - Timur Laut dengan kecepatan berkisar antara 02–28 knot.

"Diperakirakan akan terbentuk di wilayah Samudera Hindia Barat Jawa, Utara Kalimantan, Utara Papua dan Laut Arafuru. Kelembapan udara lapisan menengah cukup basah (lebih dari 60%) pada periode 25 - 27 Maret 2022 di sebagian besar wilayah Indonesia kecuali Sumatera bagian tengah dan barat, kondisi tersebut diprakirakan akan bertahan hingga periode 28 - 31 Maret 2022," terangnya (27/3/22).

Dirinya menambahkan, pertumbuhan daerah konvergensi terpantau memanjang dari Kalimantan Barat hingga Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara. Kondisi tersebut mampu meningkatkan pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

"Potensi hujan berintensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang yang disertai kilat/guntur bakal dirasakan di wilayah Kalimantan Timur, termasuk Kabupaten Berau untuk sepekan depan, bahkan diperkirakan hingga Bulan Ramadan," jelasnya.

Pihaknya, mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll). Beserta dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin dalam satu minggu ke depan di wilayah Kalimantan Timur.

"Untuk wilayah Kalimantan Timur Bagian Utara (Berau) terjadi pada pagi/siang dan malam hari. Sehingga, masyarakat harus tetap waspada terutama untuk aktivitas di luar rumah," pungkasnya. (sep)