Gubernur Harap Bandara Maratua Diresmikan Presiden

img

BALIKPAPAN-Rencana kunjungan kerja Presiden RI, Joko Widodo ke Kaltim dalam rangka melihat realisasi pemanfaatan dana desa sekaligus akan dimanfaatkan untuk meresmikan sejumlah proyek strategis di Kaltim.
Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak berharap rencana kedatangan presiden tersebut juga dikaitkan dengan Peresmian Bandara Maratua, di Kepulauan Maratua, Kabupaten Berau yang merupakan kawasan strategis nasional.
"Pertimbangannya Maratua merupakan lokasi strategis. Satu-satunya bandara di pulau terluar wilayah Kaltim," kata Gubernur Faroek saat memimpin rapat pimpinan organisasi perangkat daerah (Rapim OPD) lingkup Kaltim yang dihelat, di Guess House Kaltim (Hotel Royal Suite), Balikpapan, beberapa hari lalu.
Karenanya gubernur berharap sebelum nantinya presiden meresmikan Bandara Samarinda Baru APT Pranoto Samarinda secara keseluruhan, terlebih dahulu meresmikan secara keseluruhan Bandara Maratua Berau. Meskipun peresmian awalnya sudah dilakukan Menteri Dalam Negeri saat melakukan kunjungan kerja beberapa waktu lalu.
Keberadaan bandara tersebut dapat difungsikan sebagai pertahanan terluar, sekaligus untuk menjaga kedaulatan NKRI. Mengingat Kaltim memiliki banyak pulau kecil terluar.
"Selain itu, keberadaan bandara juga sekaligus untuk memperlancar arus masuk wisatawan lokal maupun mancanegara di kepulauan yang memiliki sejumlah objek wisata sangat menarik, terutama alam bawah laut tersebut. Dari situ wisatawan bisa dengan mudah mengakses berbagai objek wisata lain di gugusan pulau Kepulauan Derawan lainnya," tandasnya.
Sedangkan untuk kesiapan operasionalannya. Gubernur menyebut progress pembangunan perpanjangan runway (landasan pacu) bandara dari 1.200 meter menjadi 1.600 meter sudah mencapai 100 persen atau telah selesai dilaksanakan. Itu termasuk pelaksanaan pembangunan terminal bandaranya.m4r/poskotakaltimnews.com