Kominfo Realisasikan Pemasangan 12000 Mini BTS

img

Rahmatia

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Direalisasikannya program pemasangan 12000 Tower Mikro BTS Mini program dari Kominfo Dirjen PPI Pemerintah Pusat tahun 2022 ini, akan mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur jaringan untuk program  1000 Titik Wifi Gratis program  Bupati dan Wakil Bupati Berau Sri Juniarsih-Gamalis yang sudah digarap mulai tahun 2022 ini.

Disampaikan Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Goverment Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau, Rahmatia program bantuan itu sangat membantu bagi kampung kampung belum tersedia jaringan insfratruktur sarana telekomunikasi bagi kampung kampung belum terjamah jaringan.

“Ada 3 operator dipercayakan sebagai penyelenggara jaringan seperti Telkomsel, Indosat dan XL,”ujar Rahmatia dikantornya JL APT Pranoto baru-baru ini.

Dari 54 kampung di 11 Kecamatan yang mendapat kesempatan dibangunkan BTS oleh Kementerian Kominfo tahun 2022 ada yang memang sudah dibangunkan BTS oleh Pemkab Berau.

“Oleh karenanya saat ini kami sedang melakukan permohonan revisi atau pemindahan pembangunan BTS bagi kampung belum tersentuh jaringan atau masih blank spot,”ujar Rahmatia.

Masih ada 7 blank sport di Kabupaten Berau harus mendapat penanganan tambah Rahmatia, dan 7 titik ini yang menjadi dasar usulan revisi atau pemindahan diusulkan ke Kementrian Kominfo RI seperti Kampung Teluk Sumanting Kecamatan Pulau Derawan, Kampung Pesayan Kecamatan Sambaliung, Desa Ampun Medang Kecamatan Batu Putih, Desa Pandan Sari Kecamatan Segah, Desa Manunggal Jaya Kecamatan Biatan, Desa Tunggal Bumi Kecamatan Talisayan dan Desa Labanan Makarti Kecamatan Telur Bayur.

“Bila relokasi pemindahan ini dipenuhi maka keberadaan blank spot diwilayah  Kabupaten Berau sudah bisa teratasi,”jelas Rahmatia

Masih dalam penjelasan Rahmatia, untuk mewujudkan program 1000 titik wifi gratis sesuai rencana kerja Diskominfo tahun 2022 akan dilakukan pemasangan sebanyak 350 titik, kemudian di tahun 2023 memasang 350 titik, dan terakhir 300 titik akan dipasang pada tahun 2024 jadi totalnya 1000 titik."Itu program kami, tapi apabila anggaran mencukupi, dua tahun saja kita sanggup menyelesaikan apa yang menjadi keinginan kepala daerah saat ini. Tergantung pendanaan, sebagai dinas teknis kita sanggup memasang 700 titik dalam satu tahun," tegasnya. (advetorial/sep)