Kaltim jadi Ibu Kota, Berau Optimis Majukan Pariwisata
Agus Wahyudi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
TANJUNG REDEB-
Asisten ll Setkab Berau Agus Wahyudi mengatakan seiring jalannya waktu IKN
yang masuk di Kalimantan Timur semakin
dekat, maka itu opsi utama yaitu memajukan sektor Pariwisata.
“Mulai dari Bandara Kalimarau yang kita telah
upgrade sedimikian rupa sampai bandara Maratua nantinya, Insyaallah kedepan Bandara
Maratua akan kita up grade tapi kedepan bukan kita sudah yang upgrade, karena IKN kan sudah mendekat, saya sampaikan waktu
rapat kemarin di jakarta dan Provinsi.” Katanya saat dikonfirmasi, Kamis
(14/7/2022).
Menurutnya, ketika IKN telah ditetapkan di
PPU-Kukar, maka tidak perlu jauh jauh lagi untuk menentukan tempat wisata, dan
ibu kota tidak perlu lagi ke Bali.”Kita bisa lansung ke Maratua itu saya
sampaikan pada saat rapat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bahwa Pemkab Berau sudah
meminta kepada Gubernur untuk
mempersiakan lahan untuk membangun prasarana itu dan itu juga berdampak untuk
meningkatkan perekonomian lewat pariwisata.
“Wisata ini tidak pernah lepas dari sapta
pesona tadi seperti keindahan dan pesona,perlahan lahan tempat objek wisata
yang lain yang masih kurang perhatian akan kita beresin satu persatu, karena
yang kita jual ini Pulau Maratua pusatnya itu dan pusatnya itu ia lah Maratua,”
tuturnya.
Ia juga menjelaskan, sudah bekerja sama dengan
pemerintah Seychelles atau Seiselensa yaitu negara yang berasal dari Afrika
bagian timur, yang merupakan pariwisata laut seperti dayving atau pulau pulau
kecil yang sangat mirip dengan kareteristiknya dengan kepulauan kita.
“Karna Seychelles atau seiselensa ini duta
besarnya di wilayah fasifik, orang yang berasal Indonesia,” ucapnya.
Ia mengatakan, bentuknya kerjasama sudah membuat MOU atas
prakarsa negara Seychelles atau seiselensa yang berasal negara di bagian Afrika
Timur, dialah yang membentuk namanya PT yaitu pembangunan kepulauan dan di situ
ada 15 investor besar yang mempunyai lahan lahan di Maratua.
“Mereka berkomitmen ingin membuat resort
sekelas bintang 5, kenapa bintang 5 karna kalau tidak bintang 5 mereka akan
susah membawa wisatawan yang dari Afrika bagian timur untuk berkunjung ke
sini,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan bandara
minimal runway menjadi 2500 masih sangat diperlukan untuk menunjang bakal masuknya
maskapai dari Emirates dan etihad akan lansung dari Afrika bagian timur ke Maratua.(advetorial/sep)