DKP Kukar Serahkan Bantuan Sapras Kepada Kelompok Nelayan di Muara Badak

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar melakukan kunjungan lapangan, ke Kecamatan Muara Badak dalam rangka penyerahan bantuan perikanan untuk kelompok nelayan, di Tambak Ramah Lingkungan, Desa Salo Palai.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, dan disambut hangat dengan kelompok nelayan di Desa Salo Palai, pada Rabu (27/7/2022).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar Muslik mengatakan, bantuan tersebut berupa bibit udang 15 juta ekor, pupuk cair probiotik 5 ribu liter, mesin ces 30 unit, dan frezzer 10 unit. Hal Ini merupakan program dedikasi Bupati yakni, pertanian berbasis kawasan.

"Salah satunya memfasilitasi terhadap sarana dan prasarana kepada nelayan dan pembudidaya ikan, untuk menunjang peningkatan produksi dan akses pemasaran mereka," kata Muslik kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Kamis (28/7/2022).

Bantuan tersebut diberikan kepada 2 kelompok nelayan, 4 kelompok pembudidaya ikan, dan 1 pengolah pemasar. Program ini sudah tertuang di renstra DKP Kukar.

"Kita ingin mendorong muara badak menjadi kawasan sentra perikanan, baik itu budidaya, nelayan maupun pengolahannya," sebutnya.

Ia juga menyebutkan, kendala yang dialami nelayan di Muara Badak yakni, kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak jenis Solar, dalam hal ini DKP Kukar telah mendorong terkait untuk membuka Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN).

"Kita sudah dorong hal ini, dengan berkoordinasi dengan pertamina, kita akan melakukan pendataan kepada nelayan, sehingga mengetahui berapa banyak solar yang dibutuhkan nelayan," tuturnya.

Dirinya berharap, bantuan yang telah diberikan baik sarana dan prasarana bisa dimaksimalkan, hal ini dilakukan untuk terwujudnya masyarakat sejahtera.

"Jika diasumsikan, kita memberikan bibit udang 15 juta ekor, untuk 6 bulan kedepan tentunya bisa dipanen, 15 juta ekor itu kasarannya menjadi 9 ton hasilnya, kita kalikan saja 150 ribu perkilonya, sehingga ini bisa mensejahterakan masyarakat, khususnya nelayan," jelasnya.

"Kami mendukung dan konsen menangani hal ini, ini juga sejalan dengan keinginan Bupati bahwaa Kukar sebagai lumbung pangan di Kaltim," tutupnya.(*riz/adv)