Tradisi Makan Beseprah Warisan Leluhur Yang Tetap Dipertahankan
//OPENING HALAMAN 4 WARNA//
Foto : Pemukulan Kentongan Menandakan Acara Telah Di Mulai
Foto : Bupati Kukar Rita Widyasari Saat Memulai Makan
Beseprah
TENGGARONG, Dalam Erau Adat Kutai dan International Folk Art
Festival Ke V ada yang namanya tradisi makan beseprah, yang di laksanakan pada Rabu
(26/07/2017) kemarin, tepatnya di Jalan Monumen Timur sampai jalan Mulawarman.
Acara tesebut dihadiri oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari,Ph.D, Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah, Sekda H. Marli, dan para pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkungan pemerintahan Kabupaten Kukar, serta Putra Mahkota Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H.A.P. Adipati Praboe Anoem Soeya Adiningrat, dengan kerabat kesultanan.
Tradisi makan beseprah memiliki makna duduk sama rendah berdiri sama tinggi ini. Prosesi Beseprah begitu kental dengan makna filosofis yang intinya menekankan pentingnya kebersamaan, keramahtamahan, kesetiakawanan sosial, serta persaudaraan.
Tradisi makan beseprah dibuka Bupati Kukar Rita Widyasari yang ditandai dengan pemukulan kentongan bersama pejabat Muspikab Kukar, serta Putra Mahkota Kesultanan Kutai dan perwakilan dari delegasi Negara.
Bupati Kukar Rita Widyasari dalam kesempatan itu mengatakan, tradisi beseprah saat ini adalah tahun yang ke 7 yang telah dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara terus berkomitmen untuk melestarikan adat dan tradisi asli kutai yang salah satunya ialah makan beseprah,
“Tradisi makan beseprah ini memiliki makna yang dalam, sebagai ungkapan kedekatan antara raja dan rakyatnya, simbol kedekatan pemimpin dengan masyarakat dengan berbagi, tradisi ini membuktikan secara historis bahwa para raja kutai sangat dekat dengan rakyatnya, mudah-mudahan acara ini mendapat ridho dari ALLAH SWT” terangnya.
Rita juga berharap semoga pada EIFAF Tahun ini melalui Makan
Beseprah bisa menjadi daya tarik wisatawan untuk datang ke Kukar, dan
medekatkan antara satu dengan yang lainnya, khususnya untuk masyarakat Kukar
semoga bisa semakin mencintai tradisinya dan tradisi ini akan trus di kenalkan
pada anak cucu kelak, karena tradisi ini adalah warisan leluhur yang tidak
boleh kita lupakan.
Semua makanan yang dihidangkan merupakan sumbangan dari dinas/instansi dilingkungan pemerintahan Kabupaten Kukar serta kerabat Kesultanan Kutai yang ikut berbaur bersama warga untuk makan Beseprah. aji/poskotakaltimnews.com