Atasi Area Blank Spot, Diskominfo Kukar Bersinergi dengan Provider
Kepala
Diskominfo Kukar Dafip Haryanto
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Pasca dilaunchingnya Belanja langsung (Bela) produk lokal pengadaan melalui toko daring (Mbizmarket), Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) terus lakukan upaya penguatan jaringan terhadap wilayah blank spot di Kukar.
Hal itu dilakukan bertujuan untuk,
mempermudah akses toko daring, dan lainnya, sehingga bisa meningkatkan
perekonomian masyarakat melalui toko daring tersebut.
Era saat ini juga telah era digital, maka
dari itu Sumber Daya Manusia (SDM) Kukar juga harus dipersiapkan, untuk market
online (toko daring).
Kepala Diskominfo Kukar Dafip Haryanto
mengatakan, Diskominfo terus memberikan dukungan dan upaya terhadap masalah
jaringan blank spot di Kukar, tentu untuk mengatasi jaringan blank spot, perlu
bersinergi dengan provider.
"Sebab provider yang memiliki
kewenangan, kami hanya mendukung agar wilayah blank spot di Kukar bisa
teratasi," ucap Dafip Haryanto kepada Poskotakaltimnews, Jum'at
(12/8/2022).
Diskominfo Kukar selalu berkoordinasi ke
beberapa provider, diantaranya XL, Indosat, dan Telkomsel dan melakukan
identifikasi ke lapangan, wilayah mana saja yang alami blank spot.
"Dari informasi yang didapat, telah ada
perubahan, yang sebelumnya ada 9 desa yang blank spot, dan 1 desa yakni Desa
Batuq sedang diperkuat jaringannya olrh provider, jadi saat ini tinggal 8 desa
yang blank spot," sebutnya.
Diskominfo melakukan penguatan pada
pemerintahan Kecamatan maupun desa. Hal ini juga bisa mendukung dalam
optimalkan jaringan di sekitar kawasan tersebut.
"Kita akan membangun repeater untuk
penyediaan jaringan di 8 desa tersebut, untuk memperluas jangkauan,"
ungkapnya
Target penyelesaian wilayah blank spot
secepatnya akan diselesaikan, saat ini tahapan perencanaannya telah dibuat,
sekitar September 2022 mendatang bisa dilakukan lelang.
"Kita masih menunggu hasil dari
konsultan, untuk menempatkan titiknya, sehingga ketika dibangun tidak ada
permasalahan," katanya
Harapannya, kawasan blank spot di Kukar cepat
tertangani, sehingga mempermudah market online bagi pelaku UMKM, untuk
menjangkau penjualan yang lebih luas.
Diketahui, 8 desa pada pusat pemerintahan yang alami blank spot yakni, Sallo Cela, Kupang Baru, Muara Aloh, Tanjung Batuq Harapan, Sebelimbingan, Muhuran, Wonosaririmba Ayu 7, Long Lalang. Sementara 5 desa telah ada koneksi jaringan, yakni Bendang Raya, Rantau Hempang, Sukabumi, Buluk Sen, dan Batuq.
Sedangkan 10 Desa lainnya di Kukar masuk
kedalam program Kementerian Kominfo, diantaranya Desa Muara Enggelam, Long
Beleh Modang, Benua Baru, Muara Tuboq, Muara Kebaq, Muara Salung, Muara Tiq,
Muara Belinau, Umaq Dian, dan Umaq Tukung.(*riz/adv)