Wagub: Persatuan dan Kesatuan Modal untuk Membangun

img

Hadi Mulyadi

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Wakil Gubernru Kaltim H Hadi Mulyadi menegasakan pentingnya selalu menjaga rasa pesrsatuan dan kesatuan  yang harus dilakukan oleh seluruh komunitas, peguyuban, organisasi masyarakat yang ada di Kaltim, kerana dengan situasi yang kondusif  menjadi modal untuk melaksanakan berbagai program pembangunan khususnya di Provinsi Kaltim.  

“Persatuan dan kesatuan selain menjadi modal,  juga menjadi kunci melaksanakan roda pembangunan, roda perekoomian termasuk melaksanakan berbagai program-program pembangunan di Kaltim, membangun Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara maupun membangun Indonesia,” kata Hadi Mulyadi kepada Poskotakaltim.ners.com, beberapa hari lalu.

Hadi mengatakan, setiap  menyampaikan sambutan dalam suatu acara selalu diawali  membacakan pantun yang berisi  himbauan dan ajakan pentingnya dalam menjaga persatuan dan kesatauan, seperti pantun  Pohon Beringin Lebat Daunnya, Buah Mangga Manis Rasanya, Kalau Ingin Indonesia Tetap Jaya, Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Terpenting adalah kalau ingin Indonesia jaya, jaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dimana negara kesatuan Indonesia terlalu luas untuk dipagari, terlalu banyak suku bangsa dan semua agama ada, termasuk banyak komponen bangsa, tetapi semuanya tetap rukun dan guyub berkat adanya rasa saling hormat menghormati. 

“Kita  bersyukur,  karena kita baru saja  memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 kemerdekaan Republik Indonesia  tahun 2022,  dan di usianya yang ke-77 tahun,  bangsa Indonesia tetap kokoh dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), ini berkat adanya persatuan dan kesatuan yang selalu ditanamkan oleh seluruh  anak bangsa,” tandas Hadi Mulyadi.

Provinsi Kaltim, lanjut mantan legislator Karang Paci dan Senayan adalah miniaturnya Indonesia, karena seluruh agama, dan seluruh suku bangsa ada, dan mereka tetap rukun dan damai dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan.  Oleh karena itu, semuanya tetap menjaga kondusifis, kalau  ada masalah utamakan musyawarah untuk mupakat.   

“Maka dari itu, peran peguyuban, komunitas, ormas  termasuk peran serta tokoh masyarakat, tokoh pemuda,  tokoh agama dan seluruh lapisan masyarakat diharapkan tetap menjaga persatuan dan kesatuan, karena itu kunci dan modal untuk membangun Kaltim, membangun IKN dan membangun Indonesia,”pesan Hadi Mulyadi.(mar)