Layani Masyarakat, Pegawai Disdukcapil Menggunakan Pakaian Adat, Memeriahkan Peringatan HUT Berau dan Kota Tanjung Redeb

img

Suasana foto bersama menggunakan baju adat didepan kantor Disdukcapil

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB- Dalam rangka Hari jadi Kabupaten Berau 69 dan Kota Tanjung 212 sebagai  upaya konkrit ikut serta berpartisipasi dalam pelestarian budaya berau, seluruh Pegawai Disdukcapil Berau memakai Pakaian Adat Berau dan adat lainnya dalam memberikan pelayanan adminduk kepada masyarakat Pada hari Kamis (15/9).

Selain baju adat  dalam pelayanan juga mengunakan bahasa daerah atau logat Berau. Kendatipun awalnya terlihat aneh memberikan berbagai pelayanan menjadi Tupoksi Capilduk Berau pada Kamis (15/9) dikantornya.

Karena  semua petugas menggunakan beraneka ragam baju adat seperti Dayak, Jawa dan Baju Banua dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang tetap padat seperti hari-hari lainnya, tidak mengurangi kinerja para petugas tetap ramah memberikan pelayanan dan arahan kepada semua warga datang dengan berbagai kepentingan  ingin diurusnya.

”Sudah saatnya kita SKPD pelayanan menjadi ujung tombak dalam merayakan hari jadi dan Kabupaten kita kemasyarakat. Kami harap  kedepan bukan hanya SKPD kami tapi SKPD lain juga bisa menerapkannya kedepan,”jelas Kepala Disdukcapil Berau David Pamuji.

Kegiatan tambahnya, diawali menggelar apel bersama memperingati hari jadi dan semua aktivitas bukannya saja menggunakan baju adat banua tapi juga bahasa digunakan semua menggunakan Bahasa Banua. Aspirasi ini tercetus melihat pengalaman teman teman didaerah lainnya salah satunya Yogyakarta.

“Setelah saya mengikuti semua rangkaian kegiatan digelar Pemkab Berau yakni apel bersama dihalaman GOR , baru saya melakukan semua aktivitas itu dikantor bersama anak buah saya,”jelas David Pamuji. 

Terdata tambah David Pamuji, pelayanan perijinan diterbitkan Capilduk hari ini berjumlah 587 pelayanan dengan rincian pelayannan pengurusan cetak KK 10, cetak KIA 57 , Akte Lahir 24, pindah datang 87 , pindah keluar 73, perekeman sebanyak 25 dan cetak KTP elektronik berjumlah 311.  “Ratusan perijinan kita terbitkan hari ini tidak mengurangi kinerja kami kendatipun, semua teman teman menggunakan baju adat, semoga momen tahun sekali ini bisa benar-benar bisa kita lestarikan hingga ke anak cucu kita,”jelas David Pamuji. (advetorial/sep)