Hadirnya IKN Membawa Dampak Positif Bagi Berau
Wendy
Lie Jaya
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB –Wakil
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Wendy Lie Jaya,
memberikan tanggapan terkait hadirnya Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur
(Kaltim) sebagai harapan kemajuan kehidupan masyarakat.
Ia yang dikonfirmasi pada Kamis (27/10/2022)
mengatakan, perspektif IKN yang dicanangkan di Kaltim memang membawa dampak
positif bagi Berau. Apalagi IKN hadir di Kaltim, akan membuat perputaran
ekonomi berkembang pesat.
“Jika ada investasi masuk, tentu Berau juga
ikut cepat perputaran ekonominya,” katanya Wendy kepada Media ini kemarin.
Wendy menegaskan, meskipun Berau posisinya
paling utara di Kaltim, namun Berau dicanangkan menjadi penyangga IKN,
khususnya dari sisi pangan. maka dari itu, masyarakat Berau jangan hanya
menjadi penonton, melainkan ikut menjadi pemain dalam perkembangan zaman.
“Saya lihat, ini satu kesempatan yg besar,
tinggal kita mengolahnya seperti apa,” ujarnya.
Dijelaskan Politikus NasDem ini, sumber daya
alam (SDA) di Berau cukup banyak dan bisa dijadikan bahan baku untuk mendukung
industri hilir. Ini yang harus sama-sama disadari, bagaimana potensi ini segera
diolah.
“Pertanyaannya, mau dimulai dari mana dulu
ini, semua butuh perencanaan,” ucapnya.
Jika berbicara momen ini cukup mendukung
untuk dijadikan dasar perbaikan ekonomi dan bisa meraup keuntungan, atau
minimal bisa mengaplikasikan industri hulu ini ke hilir.
Wendy menjelaskan, Industri hulu tentu bisa
dibawa ke industri hilir, dengan cara melibatkan, memperdayakan masyarakat,
khususnya remaja yang ada di Berau, sebagai pelaku. Tentunya dimulai dengan
penguatan sumber daya manusia (SDM).
"Artinya penguatan SDM ini tentu sudah
siap pakai, dengan cara memberikan pelatihan. Ini sudah momennya, memberikan
kesempatan SDM Berau, pemkab harus siap memberikan pelatihan,” tuturnya.
Disinggung mengenai industri pariwisata,
Wendy mengatakan memang sudah dari dulu, menjadi salah satu kekuatan ekonomi
masyarakat Berau, tetapi belum terkelola dengan baik.
“Intinya pariwisata Berau tinggal dipoles
saja, tetapi belum dimaksimalkan,” tuturnya.
Ia mencontohkan, Berau ini keindahan alamnya dinikmati oleh Tarakan, seharusnya Berau berani membuat wisata berkelanjutan dan berani mengambil langkah untuk memotong alur pariwisata, agar berfokus di Berau lagi, bukan melalui jalur Tarakan.“Dalam hal ini, Kepala Dinas terkait harus berani berinovasi,” tandasnya.(advetorial/sep)