Dinas PU Kukar Lakukan Upaya Optimalisasi Pembangunan dan Pemerataan Infrastruktur

img

Sekda H Sunggono

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Dinas Pekerjaan Umum Kukar melakukan terobosan atau aksi perubahan, dalam hal strategi optimalisasi keterpaduan pembangunan dan pemerataan infrastruktur di Kukar (Pria Idaman) pada 2022 ini.

Pria Idaman dilaunching oleh Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Kukar H Sunggono, di Kantor Dinas PU Kukar, Selasa (1/11/2022). Kegiatan tersebut juga dihadiri beberapa Kepala OPD Kukar, Camat Tenggarong Sukono, dan Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid.

Sekkab Kukar H Sunggono mengatakan, dengan adanya Pria Idaman akan benar benar membawa perubahan yang signifikan, bagi upaya keterpaduan pembangunan dan pemerataan infrastruktur daerah di Kukar. Dalam hal ini Pemkab Kukar telah menetapkan RPJMD 2021-2026.

"Berkaitan dengan itu, maka saya menyambut baik dan mengapresiasi laporan implementasi aksi perubahan, yang telah dibuat oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, saya yakin target target yang berada di RPJMD bisa tercapai, sesuai dengan harapan," kata Sunggono.

Ia sepenuhnya menyadari, bahwa berbagai aspek pembangunan, termasuk pembangunan infrastruktur masih jauh tertinggal dan masih jauh dari harapan. Tentu saja hal tersebut harus dikejar, namun dengan keterbatasan anggaran sehingga harus menentukan skala prioritas.

"Hal itu perlu pembuktian dengan kerja nyata, bahwa aksi perubahan ini bisa diwujudkan dengan baik," sebutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Wisnu Wardana menuturkan, program strategis digitalisasi untuk optimalisasi pembangunan infrastruktur daerah. Sehingga ada keselarasan pembangunan kemudian pemerataaan dan yang terpenting nanti ada kolaborasi dan adaptif terhadap data-data digital yang perlu dikembangkan.

"Kita mempunyai basis data dan aplikasi yang Andalan tadi. Jadi ada program infrastruktur andalan yang inovasinya berdaya saing dan mandiri, makanya kita sebut Pria Idaman," ucap Wisnu Wardhana.

Kata dia, target jangka pendek ini ada 2 Kecamatan yakni Kecamatan Tenggarong dan Tenggarong Seberang yang akan dibedah dan disiapkan baik data-data digitalnya maupun rencana pembangunannya kedepan.

"Terutama 3 sektor yaitu, pertanian, ekonomi kreatif dan pariwisata. Kemudian nanti keterpaduan pembangunan dan konektivitas antar wilayah, dengan infrastruktur dasar yaitu jalan-jalan atau transportasi yang bagus dan mantap," pungkasnya.(*riz)