Penyakit Ispa di Tenggarong Masih Tinggi
TENGGARONG, Penyakit
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kutai Kartanegara,Kalimantan Timur,
masih cukup tinggi diderita oleh masyarakat, terutama masyarakat di Kota Raja
Tenggarong.
Berdasarkan laporan
penyakit yang ditangani Pusat Kesehatan Masyarakat(Puskesmas) Loa Ipuh
Tenggarong, dalam sehari sekitar 20 samapi 30 orang terkena penyakit Ispa.
Pimpinan Puskesmas Loa
Ipuh Drg H Bagus Catur Riyanto
mengungkapkan tingginya penderita ISPA disebabkan masih banyak masyarakat yang
kurang perduli terhadap pola hidup sehat.
“Masyarakat harus tetap
wewaspadai kondisi cuaca saat ini yang sering berubah ubah ,antara musim
kemarau dan memasuki musim hujan”kata Bagus Catur Riyanto saat di temui Poskota
Kaltim diruang kerjanya, kemarin.
Selain itu, dikatakan
dia, hubungan antara status gizi dengan kejadian ISPA juga sangat erat. Untuk
itu masyarakat diminta untuk menjaga kesehatan dan asupan makanan yang
dikomsumsi.
“ Faktor kebersihan
lingkungan juga menjadi faktor utama
timbulnya berbagai macam penyakit infeksi saluran pernapasan” paparnya
Gejala yang timbul biasanya berupa batuk pilek, yang kemudian
diikuti dengan napas cepat dan napas sesak. Pada tingkat yang lebih berat
terjadi kesukaran bernapas dan tidak dapat minum.
“Kami berharap agar
masyarakat menjaga pola makannya, seperti memperbanyak makan sayur dan
buah.karena ISPA ini masih mmendominasi penyakit yang ditangani rumah sakit dan
Puskesmas.”katanya.*ric/poskotakaltimnews.com