Korban Hilang di Perairan Anggana Ditemukan dalam Kondisi Meninggal
Tim SAR saat lakukan evakuasi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR-
Korban hilang di perairan perangatan Kecamatan Anggana pada beberapa hari lalu,
berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (18/1/2023).
Kepala BPBD Kukar Fida Hurasani mengatakan,
korban berinisial RZ ditemukan sejauh 2,9 KM dari lokasi kejadian kriminal
kemarin, dengan kondisi mengapung dan terlungkup.
"Alhamdulillah pencarian sudah berakhir
tuntas, Allah memberkahi pada proses pencarian," kata Fida Hurasani kepada
Poskotakaltimnews.
Melihat jenazah korban yang mengapung
tersebut, tim SAR baik dari Basarnas Samarinda, Basarnas Kaltim, BPBD Kukar
maupun relawan lainnya segera melakukan evakuasi jenazah korban tersebut.
"Korban dievakuasi untuk dibawa ke Rumah
Sakit Abdul Wahab Syahranie Samarinda. Terima kasih kepada semua pihak, atas
kerjasamanya dalam melakukan pencarian korban hilang," ungkapnya.
Diketahui, korban RZ dinyatakan hilang pasca
melakukan pembacokan terhadap bos kapal klotok Ferdiansyah pencari limbah
batubara. Peristiwa pembacokan tersebut terjadi pada Senin (16/1/2023).
Terjadinya pembacokan karena RZ merasa
tersinggung, sehingga terjadi cek cok antar keduanya. Saat itu juga sempat
dilerai oleh ABK lainnya, dan melanjutkan perjalanan untuk mencari limbah
batubara.
Ditengah perjalanan kapal yang dikemudikan
oleh Ferdiansyah dan di belakangnya ada RZ, tiba tiba RZ mengambil sebilah
parang dan langsung membacok ke arah tubuh Ferdiansyah. Kemudian Ferdiansyah
berlari ke bagian belakang, RZ pun mengikuti Ferdiansyah sehingga bertabrakan
dengan Idris.
RZ juga membacok Idris, setelah itu RZ masih
mengejar Ferdiansyah, sehingga mereka berdua terjatuh ke sungai. Ketika terjatuh
ke sungai, ABK lainnya segera menolong mereka, namun yang bisa diselamatkam
hanya Ferdiasnyah. Sementara RZ berenang menjauhi kapal.
ABK kapal memutuskan pergi ke darat untuk
mendapatkan pertolongan, korban pembacokan dibawa ke Klinik Maju Sejahtera,
namun tiba di Klinik korban Ferdiansyah dinyatakan telah meninggal dunia.(riz)