Desa Kersik Akan Kembangkan Wisata Diving
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA -
Dengan segala keindahan pantai dan juga perairan yang masih bersih, Desa
Kersik, Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mengembangkan
destinasi wisata diving. Hal ini dilakukan karena potensi wisata ini belum
banyak di Kukar, sehingga sangat menjanjikan untuk dikembangkan.
Ketua Pokdarwis Kersik Nofan Satria,
mengatakan saat ini potensi wisata di Kersik masih pantai. Kedepan ada beberapa
destinasi wisata diving, mangrove, pembuatan kapal dan empang.
"Kami ingin pengunjung itu tidak hanya
datang ke pantai, tapi kami siapkan paket wisata. Dikenakan tarif sekitar Rp
500-700 ribu. Adapun wisata ini kami kembangkan adalah menciptakan UMKM dan
mensejahterakan warga sekitar. Ada warga yang membuat kuliner tapi pemasarannya
tidak ada." ungkapnya.
Dikatakan Nofan, sejauh ini persiapan
Pokdarwis dalam pengembangan wisata ini dibantu alat selam dua unit dari dana
CSR perusahaan dan akan ditambah lagi. Selain itu dari Pemerintah Desa akan
penambahan destinasi lagi. Seperti di wisata empang, edukasi pemancingan.
Karena potensi tambak itu besar, banyak tambak ikan.
"Kebanyakan warga menjual saja, tidak
ada pengelolaan ikan ini mau dijadikan kuliner apa. Mungkin dengan UMKM kita
akan bantu memasarkan tidak hanya pengepul ikan saja." jelasnya.
Sementara untuk paket wisata sendiri, ini
masih dalam poses persiapan, melalui promosi di sosmed. Dari Maret sudah
dipromosikan, dan ada yanb berminat mereka meminta adanya kuliner.
Untuk yang ingin menikmati diving pengunjung
cukup membayar Rp 350 ribu. Karena Pokdarwis kersik masih bekerjasama dengan
nelayan untuk menyewanya kapalnya.
"Kalau sudah ada fasilitas penunjang
mungkin akan turun harganya. Terumbu karang sekarang ini ada beberapa spot yang
belum kita explore. Kami masih terbatas Sumber Daya Manusia (SDM) yang belum
banyak memiliki sertifikasi diving. Mengingat potensinya tinggi, untuk itu
wisata diving ini akan kita kembangkan kedepanya agar lebih baik."
tuturnya.(adv/pk)