Pemkab Kukar Dorong Perusahaan Terima 1 Persen Tenaga Kerja Penyandang Disabilitas
Job Fair di gedung Putri Karang Melenu Tenggarong Seberang
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUTAI KARTANEGARA-
Kukar Job Fair yang diselenggarakan oleh Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja
(Distranaker) Kutai Kartanegara, di gedung Putri Karang Melenu (PKM) Tenggarong
Seberang, Kamis (13/7/2023), memberikan ruang kepada para penyandang
Disabilitas Kukar untuk mendapatkan pekerjaan.
Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga
Kerja (Distransnaker) Kukar M Hatta mengatakan, penyandang disabilitas juga
harus dapat hak yang sama seperti masyarakat pada umumnya, khususnya pada
penyerapan tenaga kerja.
"Kita berkaca pada UUD Nomor 08/2016
tentang disabilitas bahwa setiap instansi pemerintah wajib memberikan bagiannya
2 persen, sedangkan bagi perusahaan 1 persen. Maka dari itu hal ini kita dorong
untuk membantu masyarakat penyandang disabilitas," kata M Hatta kepada
media.
Ia menyebutkan, sejumlah dunia usaha di Kukar
memberikan peluang kepada masyarakat penyandang disabilitas, untuk memiliki
pekerjaan, salah satunya seperti supermarket Alfamidi, Alfamart, dan lainnya
yang telah membuka lowongan pekerjaan untuk penyandang disabilitas.
"Hari ini hanya penjajakan dulu, tidak
langsung diterima begitu saja, karena nanti pihak dunia usaha ingin lihat
klasifikasi atau apa yang menjadi kriteria bagi penyandang disabilitas
tersebut," ucapnya
Berdasarkan informasi yang diterima, bahwa
supermarket Alfamidi dan Alfamart rencananya membuka lowongan pekerjaan untuk
30 orang penyandang disabilitas, belum juga perusahaan lainnya.
"Saya yakin penyandang disabilitas akan
diterima, karena sebulumnya kami juga telah membicarakan hal ini kepada pihak
dunia usaha, dan mendapat respon yang baik," ungkapnya.
Dirinya berharap, dunia usaha juga untuk
memperhatikan masyarakat penyandang disabilitas, dan terima kasih kepada dunia
usaha yang telah memberikan ruang kepada penyandang disabilitas di Kukar.
Sementara itu Guru Pendidikan Luar Biasa
(PLB) Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK) SLB Tenggarong Ningsih menuturkan,
job fai ini sangat membantu bagi penyandang disabilitas di Kukar, khususnya
Tenggarong. Di Sekolah Luar Biasa (SLB) tidak semua yang memiliki pemikiran
yang lemah, ada sebagian yang memiliki pemikiran normal.
"Terima kasih kepada pemerintah daerah
yang telah mengadakan job fair ini, karena hal ini merupakan bagian dari
pemerintah daerah terhadap kita semua," ujar Ningsih.(riz)