PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Ajak Masyarakat Muara Badak Jaga Lingkungan Melalui Gerakan Darling Namaste
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR– Salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia
(PHI) di Zona 9, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) mengajak masyarakat untuk peduli atas kebersihan dan
kelestarian lingkungan melalui Gerakan Sadar Lingkungan Tanam Satu Tumbuh
Seribu atau Darling Namaste.
Kali ini PHSS bersama masyarakat melaksanakan penanaman
500 bibit pohon Avicennia Alba di bantaran Sungai Jawi - Jawi dan
200 bibit pohon Glodokan
Tiang (Polyalthia Longifolia) di area
gate 20 PHSS Muara Badak pada Minggu (17/09).
General Manager Zona 9, Andre Wijanarko menjelaskan bahwa
gerakan Darling Namaste ini merupakan wujud komitmen PHSS dalam mendukung
kebijakan pengurangan emisi karbon dan upaya memitigasi perubahan iklim.
“Gerakan ini serentak dilakukan dan melibatkan seluruh
pekerja PHSS serta berbagai lapisan masyarakat. PHSS berkolaborasi dengan
Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) Lestari Alamku untuk memberikan
sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya tanaman mangrove di bantaran
sungai,” jelas Andre.
Andre menambahkan bahwa dalam gerakan Darling Namaste ini
juga dilakukan sosialisasi tentang sampah dengan tema “Sampahku
Tanggungjawabku”. Kegiatan ini
berhasil mengundang antusiasme masyarakat untuk terlibat aktif dalam kegiatan
penyelamatan lingkungan.
Sementara itu, Field
Manager PHSS Ade Diar Suhendar mengungkapkan bahwa
dalam kegiatan ini jPHSS memberikan dukungan sarana dan prasarana (sapras),
berupa tempat sampah dan papan keterangan sosialisasi. Dukungan sarpras ini di
sebarluaskan di lokasi yang strategis mencakup 4 Desa di Kecamatan Muara Badak,
Kecamatan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
“Kegiatan penanaman
pohon ini diharapkan dapat
memberikan manfaat bagi lingkungan sehingga keseimbangan ekosistem dapat
terjaga dan harmonis. Dengan kondisi lingkungan yang terjaga maka manfaatnya juga
akan dirasakan oleh seluruh makhluk hidup,” ujarnya.
Kegiatan Darling Namaste juga dihadiri perwakilan dari
Ditjen PSDKP (Direktorat Jenderal Pengawasan
Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Provinsi Kalimantan Timur, Muspika
setempat, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta masyarakat setempat.
Perwakilan Ditjen PSDKP Provinsi Kalimantan Timur Eva
Wardhani mengapresiasi kegiatan ini dan mengharapkan manfaatnya dapat dirasakan
oleh masyarakat Muara Badak. “Kami
sangat mendukung kegiatan ini dan diharapkan kegiatan ini akan terus berlanjut.
Jika kita tidak mulai menanam mangrove dan menjaga pesisir kita, kita tidak
tahu siapa yang akan melakukannya,” ujar Eva.(*)