Pemkab Kukar Gelar Rakor Upaya Pengendalian Inflasi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (17/10/2023) menggelar rapat koordinasi terkait upaya pengendalian inflasi harga dan ketersediaan pangan di Kukar, di ruang serbaguna Kantor Bupati Kukar.
Rapat tersebut dipimpin langsung Bupati Edi Damansyah didampingi Sekkab Kukar H Sunggono yang juga sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD), Plt Bappeda Sy.Vanesa Vilna, serta dihadiri sejumlah Kepala OPD di Kukar.
Dalam penjelasannya Edi Damansyah mengatakan Kukar telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat berupa dana insentif yang tujuannya untuk mengendalikan inflasi di daerah.
"Apa yang sudah kita capai ini, dipertahankan dan ditingkatkan”, kata Edi Damansyah.
Menurutnya, salah satu cara dalam mempertahankan dan meningkatkan terkait dengan pengendalian inflasi di daerah ialah konsisten memenuhi ketersediaan pangan, sehingga tidak terjadi kenaikan harga barang, khususnya bahan pangan.
"Kami berharap, OPD terkait fokus dalam penanganan pengendalian inflasi di daerah," tegasnya.
Sementara itu Sekkab yang juga Ketua TIPD Kukar H Sunggono mengatakan, pengendalian inflasi di Kukar masih terus dilakukan. Pemkab Kukar telah menetapkan Surat Keputusan (SK) Bupati, terkait dengan road map pengendalian inflasi 2022-2024.
'Road map ini bertujuan, seperti apa mengendalikan inflasi dan ini menjadi acuan kita dalam mengendalikan inflasi," ucap Sunggono
Sunggono mengaku berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka pengendalian inflasi daerah. Upaya tersebut seperti menganggarkan dana Bantuan Tak Terduga (BTT) hingga memastikan ketersediaan bahan pokok terkendali dengan baik.
"Kita sudah melakukan berbagai upaya, seperti memastikan ketersediaan bahan pokok, dan Disperindag menggelar operasi pasar di 300 titik," papar Sunggono
Pihaknya juga meminta kepada Disperindag Kukar, untuk melakukan percepatan realisasi rencana kegiatan seperti operasi pasar. Karena target tersebut merupakan target pada 2023 ini.
"Kami minta mereka bisa melakukan percepatan, untuk
menyelesaikan rencana kerja tersebut," tutupnya. (adv/riz)