300 Titik Operasi Pasar Dalam Upaya Pengendalian Inflasi
Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu kegiatan operasi pasar yang
dilaksanakan dalam upaya mengendalikan inflasi di Kukar.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Berbagai upaya dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, dalam rangka pengendalian inflasi di daerah, salah satunya yakni mengelar operasi pasar.
Arfan Boma Pratama mengatakan, pada 2023 ini Disperindang telah menetapkan 300 titik yang menjadi sasaran target operasi pasar yang tersebar di seluruh kecamatan di Kukar.
"Target tersebut akan diselesaikan hingga Desember 2023. Operasi pasar yang sudah kita gelar tahun ini ada 58 titik," jelas Arfan Boma kepada poskotakaltimnews, usai rakor pengendalian inflasi di Pemkab Kukar, Selasa (17/10/2023).
Arfan Boma Pratama yang sering disapa Boma ini menambahkan, yang menjadi kendala dalam pelaksanaan operasi pasar sejuah ini dikarenakan terbatasnya jumlah tenaga SDM dari Bulog. Karena Disperindag hanya bekerjasama dengan Bulog Samarinda dalam menyiapkan komuditas.
"Kami (pemerintah daerah) hanya mensubsidi jasa angkutnya saja, yang menjual bahan bahannya dari Bulog seperti beras, gula, minyak dan lainnya," ungkapnya.
Dirinya juga mengakui kalau operasi pasar belum bisa menjangkau beberapa wilayah kecamatan yang rawan pangan, seperti di Kecamatan Anggana, dan Muara Kaman.
"2 kecamatan tersebut, indeks rawan pangannya sangat tinggi. Karena jika melaksanakan operasi pasar di wilayah tersebut membutuhkan angkutan perairan," sebutnya.
Kendati demikian untuk kedepan pihaknya, Disperindag akan
berkolaborasi dengan Dishub, terutama dalam menanggani angkutan melalui jalur perairannya.
Sehingga operasi pasar murah bisa dilaksanakan secara merata di Kukar.
(adv/riz).