Berau Targetkan Prevalensi Stunting Turun 17,4 % Pada Tahun 2024
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB : Target
prevalensi stunting di Kabupaten Berau akan turun setidaknya menjadi 17,4
persen pada 2024 mendatang. Pernyataan ini disampaikan Ketua TPPS Berau yang
juga Wakil Bupati, Gamalis saat membuka Desiminasi Audit Kasus Sunting ke-1
Kampung Maluang Dan Keluruhan Gunung Tabur, di Ruang Rapat Sangalaki, Kamis
(26/10/2023).
Dengan adanya upaya-upaya intervensi spesifik, sensitif, dan
pencegahan juga harus terus dilakukan secara berkelanjutan seperti melaksanakan
program nasional Aksi Bergizi, Pemberian Tablet Tambah Darah dan sebagainya.
Lanjut Gamalis agar semua program tersebut dapat berjalan
diperlukan sinergitas dan komitmen semua pihak, khususnya Tim Percepatan
Penurunan Stunting Kabupaten Berau beserta unsur terkait.
"Saya berharap hasil kajian ini menjadi bahan evaluasi ke
depan, mengenai strategi dan langkah-langkah percepatan penurunan
stunting" tegasnya.
Gamalis juga mendorong segenap jajaran Tim Percepatan Penurunan
Stunting Kabupaten dan Lokus Stunting agar senantiasa melakukan pembinaan dan
pendampingan kepada pelaksana di lapangan.
Gamalis mengharapkan agar peran Puskesmas, Posyandu, dan
pranata kesehatan lainnya terus diperkuat untuk bersama-sama berpadu mencegah
dan menanggulangi kasus stunting.
Dalam mencapai target tersebut TPPS akan berfokus pada
masing-masing lokus. Saat ini tim masih melakukan identifikasi di lokus Kampung
Maluang dan Kelurahan Gunung Tabur. Ada empat sasaran yang dituju mulai dari
calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas dan baduta serta balita.
Dari data yang ada jumlah sasaran di Kampung Maluang yaitu
baduta dan balita sebanyak 19, sementara di Kelurahan Gunung Tabur sasaran ibu
sebanyak 4 dan baduta dan balita sebanyak 5.
"Kita perlu memastikan kualitas kesehatan anak-anak kita
sebagai generasi penerus yang kelak memegang tonggak kepemimpinan dan membawa
kemajuan bagi daerah ini" ungkasnya. (Sep/Nad)