Distranaker Kukar Realisasikan Program Padat Karya di Kelurahan Maluhu
Program kegiatan Padat Karya yang diselenggarakan Dinas
Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kukar di Kelurahan Maluhu
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distranaker) Kabupaten Kutai
Kartanegara merealisasikan program kegiatan padat karya di Kelurahan Maluhu, Kecamatan
Tenggarong.
Kegiatan padat karya tersebut berupa normalisasi parit atau drainase di RT
17 dan 18 serta pengembangan peternakan kambing untuk warga di RT 18, Jalan
Semeru, Kelurahan Maluhu, yang pelaksanaanya dimulai sejak Jumat 27 Oktober
2023.
“Kegiatan ini dilaksanakan di dua RT yaitu RT 17 dan RT 18 Kelurahan Maluhu
dan dalam kegiatan ini terdapat 2
kegiatan yaitu padat karya produktif
yang dimana dilakukan pembuatan kandang kambing dan pemberian bibit kambing sebanyak 20 ekor, yang terdiri 5 ekor kambing jantan dan
15 ekor kambing betina. Yang kedua adalah kegiatan padat karya infrastuktur berupa
normalisasi parit.” Kata Kepala Bidang Pembinaan Pemberdayaan Penempatan Tenaga
Kerja Dan Perluasan Tenaga Kerja
Distranaker Kukar, Syarifah Rosita, kepada awak media usai membuka kegiatan kelompok
padat karya, yang dilangsungkan di Jalan Semeru RT 18 Kelurahan Maluhu, Jumat
(27/10/2023) pagi.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 44 orang yang merupakan anggota dari kelompok
padat karya Kelurahan Maluhu. Satu kelompok beranggotakan 22 orang.
“Monitoring kegiatan, langsung oleh
pengawas dari Distranaker jadi setiap
hari karena kegiatan bersifat absen, dari Distranaker ada petugas yang standby hingga
sore hari, setiap harinya,”katanya.
Dijelaskannya bahwa salah satu tujuan kegiatan padat karya ini untuk
pengendalian inflansi daerah juga mengurangi angka pengangguran, sebagai wujud
dalam pelaksanaan program Kukar Siap Kerja.
Program ini dalam bentuk bantuan budidaya ternak kambing, dengan harapan
angka pengangguran berkurang, dan kelompok padat karya yang telah diberi kambing
kedepanya dapat menjadi peternak kambing.
“Untuk kegiatan normalisasi drainse/parit diharapkan dapat mengurangi angka
kemiskinan, yang mana awalnya ibu-ibu yang tidak memiliki penghasilan, ketika ikut
dalam kegiatan ini akan diberikan upah harian
selama 10 hari kedepan, dengan perhitungan upah sebesar Rp150 ribu/orang yang
pembayaran ditransfer kerekening masing-masing.”paparnya.
Pihaknya berharap semoga kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, agar
bisa berdaya guna. Dengan adanya kegiatan masyarakat diberdayakan, yang
sebelumnya tidak ada kegiatan atau menganggur, sekarang ada pekerjaan yaitu sebagai pembudidya kambing, dan
kegiatan normalisasi drainse/parit.
“Dengan kegiatan ini bisa meningkatkan perekonomian warga,”ucapnya.
Sementara Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro yang hadir dalam pembukaan kegiatan
padat karya tersebut merasa cukup bangga atas upaya dari warga Kelurahan
Maluhu yang dimana mendapatkan respon
positif dari Distranaker.
Kegiatan Kelompok Padat Karya ini
terbentuk berdasarkan usulan dari kelompok padat karya Kelurahan Maluhu,
melihat peluang-peluang yang ada.
“Dengan program padat karya Distranaker
tentunya membuka lapangan pekerjaan untuk masyarakat kami, yang
alhamdulillah teranggarkan untuk kegiatan ternak kambing yaitu kelompok ternak
Rojo Koyo yang mendapatkan bantuan kandang serta kambing 20 ekor dan Kegiatan
Kelompok Padat Karya Paret Normalisasi Parit,”katanya.
Untuk kegiatan normalisasi parit, bertujuan untuk memperlancar aliran air
menghindari genangan-genangan yang bisa berpotensi menyebabkan banjir .
“Apalagi pada kegiatan ini masyarakat yang bekerja akan mendapatkan upah,
sehingga yang pastinya akan dirasakan pribadi dari masing-masing yang masuk di
tim Kelompok Padat Karya”katanya.
Pada acara pembukaan kegiatan kelompok padat karya tersebut turut hadir
Sekretaris Camat Tenggarong Sukur Eko
Budi Santoso, dan warga RT 17 dan 18 Kelurahan Maluhu Tenggarong.(awi/*tan/adv)