Dewan Nilai Perencanaan Pembangunan Kukar Buruk

img

TENGGARONG, Proyek peningkatan jalan (cor) dikawasan Jalan Patin Tenggarong yang diketahui bukan berasal dari sumber APBD Kutai Kartanegara, masih menuai sorotan kalangan dewan Kukar. Mengingat masih banyak proyek pembangunan yang prioritas yang diperlukan masyarakat, ketimbang merealisasikan proyek peningkatan jalan pada jalan yang kondisi masih bagus, seperti di Jalan Patin Tenggarong.

Anggota Komisi I DPRD Kukar H Salehudin menyatakan bahwa proses usulan terhadap pembangunan cor jalan di Jalan Patin Tenggarong mengabaikan kepentingan skala prioritas yang diharapkan masyarakat.”Perencanaan salah dari awal, perencanaan pembangunan yang buruk,” kata H Salehudin, mantan Ketua DPRD Kukar ini.

Sumber pendanaan atas proyek tersebut diketahui berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun demikian tentu dalam proses usulan harus mempertimbangkan skala prioritas, sehingga tidak akan menimbulkan pemborosan dan jadi mubazir.

“Pusat tidak mungkin kasih anggaran untuk membangun jalan yang masih baik, karena asset masih terhitung tetapi kenapa kok ditindih dengan proyek baru. Kalau seperti itu, maka yang terjadi data asset Kukar akan tidak karuan, berapa nilai asset yang akan dihapus. Sebab untuk membongkar pos kamling saja kalau tercatat sebagai asset daerah harus ada mekanismenya,” papar H Salehudin.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kukar H Rudiansyah alias Paluy merasa kaget dengan adanya proyek jalan Patin Tenggarong.

"Sampai saat ini saya tidak tahu dari mana proyek tersebut tiba-tiba muncul, Saya katakan mungkin proyek ini jatuh dari langit, Kelihatannya Pemkab Kukar juga tidak memperhatikan skala prioritas pembangunan. Sejauh mana proyek tersebut dianggap mendesak? Sementara banyak proyek lain yang sangat dibutuhkan, malah tidak pernah dianggarkan. Ini sangat aneh sekali,"papar H Rudiansyah.awi/poskotakaltimnews.com