Pemkab Kukar Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah
Asisten I Ahmad Taufik turut serta dalam Rapat Koordinasi
(Rakor) Inflansi yang dipimpin Kemendagri RI Tito Karnavian secara virtual,
yang diselenggarakan di Ruang Serbaguna kantor Bupati Kukar, Senin(06/11/2023).(foto:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,-KUKAR- Pemerintah Kabupaten Kukar yang diwakili oleh Asisten I Setkab Kukar Ahmad
Taufik Hidayat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor), tentang pembahasan langkah
kongkrit pengendalian inflasi di daerah
tahun 2023 secara virtual melalui Zoom
Meeting bertempat di di ruang serbaguna
kantor Bupati Kukar, Senin (6/11/2023).
Rakor ini dipimpin langsung oleh Mendagri RI Tito Karnavian dan Menkue RI
Sri Mulyani
Dalam Rakor tersebut Menkue RI Sri Mulyani menyampaikan bahwa inflansi yang
dihadapi saat ini masih dapat dikendalikan, terlebih daerah daerah luar jawa
yang meskipun terbatas baik dalam fasilitas maupun infrastuktur namun
berdasarkan data dapat membantu memberikan pendapatan kepada negara tentunya
berpngaruh terhadap pengendalian inflansi
"Laju Inflansi masih terkendali dalam sasaran namun harga bahan pangan
harus terus diwaspadai, dalam artian jika tidak terkendali maka lonjakan harga
bahan pangan akan melambung tinggi,” ujar Sri Mulyani.
Lebih lanjut, ia berpesan untuk setiap daerah agar tetap melakukan beberapa
upaya-upaya antisipasi bersama agar inflasi dapat terkendali dengan baik
sehingga harga barang tetap stabil dalam menghadapi resiko ketidakpastian
global ini .
Sementara Asisten I Ahmad Taufik Hidayat
mengatakan bahwa rakor pengendalian inflasi daerah ini biasa dilakukan
oleh Kemendagri RI sebagai kegiatan evaluasi untuk mengendalikan inflasi
daerah. Terkait hal ini, ia mengatakan ada penurunan inflasi, terlebih Pemkab
Kukar dengan anggaran yang tersedia di
APBD.
“Tentunya Pemkab Kukar memiliki
komponen alat atau anggaran yang tersedia untuk dipergunakan” katanya.
Selain itu Ahmad Taufik Hidayat juga
menyampaikan terkait instruksi khusus Kemendagri RI yang dimana Rakor pada hari ini melibatkan Kemenkue RI karena juga pembagian insentif fiscal dari bupati
arahan langsung dari Menteri Dalam
Negeri bahwa bagi daerah yang belum
mendapatkan insentif belum bisa melaksanakan kebijakan berkaitan dengan menekan
inflansi
Pemkab Kukar sudah berkomitmen untuk
menjalankan kebijakan berkaitan arahan dari kemendagri penekanan inflansi ,
Misalnya melakukan operasi pasar dengan Disperindag, kemudian berkaitan dengan penanganan masalah stunting telah
melaksanakan arahan dari Badan Pangan Nasional
dengan menyalurkan telur kepada masyarakat.
“Harapanya seluruh OPD melakukan, mengawasi dan menjalankan program yang
sudah disusun dalam rangka sebagaimana kegiatan yang ada di OPD ini bisa
berjalan sesuai rencana terutama untuk menekan inflansi” jelasnya.
Dalam Rakor tersebut juga turut dihadiri para pejabat OPD terkait
dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara(*tan/adv)