Program Disapa Berjalan Sukses, Masyarakat Bisa Mengakses Pelayanan Dimana Saja
Kepala Disdukcapil Kukar M Iryanto
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR - Program Pelayanan Digitalisasi Pelayanan Publik (Disapa) di Kabupaten
Kutai Kartanegara (Kukar) telah terbukti sukses dan kini semua masyarakat
mengakses pelayanan publik di mana saja.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kukar menjadi salah
satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menjalankan program Disapa ini.
Kepala Disdukcapil Kukar M Iryanto mengatakan bahwa Disdukcapil telah
menerapkan layanan online sejak tahun 2020, bahkan sebelum pelaksanaan
pemilihan kepala daerah. Digitalisasi memungkinkan perubahan dari pelayanan
manual ke digital.
"Program Disapa ini juga diperluas ke tingkat desa dan kelurahan. Kami
memiliki pelayanan "bunga desaku" yang berfungsi sebagai narahubung
adminduk di desa dan kelurahan. Tujuan utamanya adalah memastikan bahwa
masyarakat Kukar dapat mengurus data kependudukan dengan cepat dan secara
gratis, baik melalui tatap muka maupun secara online." Ungkapnya belum
lama ini.
Ia mengungkapkan, program ini mencapai indikator keberhasilan yang
signifikan. Sebelum diterapkan layanan online, pelayanan dokumen kependudukan
di Kukar terbatas, sekitar 500 dokumen per hari di luar KTP. Namun, setelah
diterapkan layanan online, jumlah pengurusan meningkat menjadi lebih dari 700
dokumen per hari.
Layanan digital juga telah diperluas ke desa-desa, dengan rata-rata lebih
dari 1000 dokumen per hari di seluruh Kukar. Target nasional pada akhir tahun adalah
544.000 perekaman data kependudukan.
Penerapan program Disapa telah membantu memudahkan masyarakat dalam
mengurus administrasi kependudukan, terutama di tingkat desa dan kelurahan.
Program di Disdukcapil Kukar menyediakan 23 jenis layanan, dengan yang paling
sering terkait perbaikan data, pemutakhiran data KTP, KK, dan Akte Kelahiran.
Digitalisasi ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses layanan adminduk
dengan mudah melalui ponsel mereka, kecuali untuk perekaman KTP.
"Program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dan memberikan
kenyamanan dengan adanya layanan di berbagai desa dan kelurahan. Program ini
telah membuka peluang bagi masyarakat Kukar untuk menjadi lebih terampil dalam
menggunakan layanan online, dan konsep pelayanan publik digital ini telah
dilakukan baik di MPP (Mall Pelayanan Publik), termasuk di kantor camat dan
hingga ke desa dan kelurahan, dengan penyelenggaraan layanan yang gratis."
jelasnya.
Sementara Camat Camat Kota Bangun Darat Julkifli mengatakan bahwa untuk
perekaman E-KTP di Kota Bangun (Koba) Darat sudah dilakukan, dengan kerja sama
dan berkoordinasi dengan Dinas Penduduk dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kutai
Kartanegara (Kukar).
Kerja sama itu sudah dilakukan dengan sistem jemput bola yang ada di
programnya Disdukcapil Kukar dan program Kecamatan yakni Paling Mantap Koba
Darat.
“Kami telah melakukan beberapa kegiatan yang ada di Kecamatan Kota Bangun
Darat ini untuk proses administrasi kependudukan yang pertama ada di Desa Kota
Bangun I itu beberapa waktu lalu sudah dilakukan. Kemudian disusul Kota Bangun
II dan Kota Bangun III,” sebutnya.
Total ada 10 desa yang berada di Kecamatan Kota Bangun Darat dan ini terus
dikejar untuk pengurusan administrasi kependudukan. Jemput bola ini merupakan
upaya percepatan Pemerintah terkait dengan administrasi kependudukan yang ada di
Kecamatan Kota Bangun Darat.
“Harapan kami percepatan ini hampir 50 persen sampai bulan Desember nanti,
dan saat ini sudah ada 4 desa yang sudah melakukan perbaikan administrasi
kependudukan itu baru 30 persen. Dan di Desember ini, layanan jemput bola ini
di 10 desa bisa terealisasi,” tutupnya.(adv/pk)