Danau Kumbara, Masuk 12 Tempat Wisata Idaman di Kukar

img

Camat Kecamatan Kota Bangun Darat, Zulkifli

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Pemerintah Desa Kota Bangun Darat Kecamatan Kota Bangun Darat, bersama kelompok sadar wisata (Pokdarwis) menyulap kolam eks Tambang Batu Bara menjadi lokasi wisata. Destinasi wisata unggulan Kecamatan Kota Bangun Darat terletak di Desa Kota Bangun III  RT 2 dinamai Danau Kumbara .

Lubang bekas tambang batu bara saat ini  menjadi salah satu destinsi wisata yang diminati masyarakat, oleh karenanya hal tersebut mendorong Pemerintah Kecamatan Kota Bangun Darat untuk mengelola tempat wisata yang ada di Kecamatan Kota Bangun Darat tersebut.

Camat Kota Bangun Darat Zulkifli mengatakan  salah satu ikon wisata unggulan Kecamatan Kota Bangun Darat yang saat ini sedang banyak diminati masyarakat yaitu Wisata Danau Kumbara. Danau Kumbara ini juga merupakan sumber air baku intake.

“Kadar air di Danau Kumbara sudah diperiksa oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) dan Sumber Daya Air (SDM). Hasilnya, secara biologi dan kimiawi  sangat baik untuk air minum atau PDAM di Kota Bangun Darat, danau kumbara ini merupakan eks tambang batu bara yang sudah diserahkan ke desa dan sudah dikelola oleh Pokdarwis,” ujar Zulkifli.

Sementara Kepala Desa Kota  Bangun III Lilik Hendrawanto  menjelaskan keistimewaan  wisata Danau Kumbara ini merupakan tempat santai yang selama ini tidak ada diwilayah Kota Bangun Darat, Danau Kumbara juga masuk dalam 12 nominasi wisata idaman program Dispar Kukar.

“Nama Danau Kumbara merupakan sebutan dari masyarakat yang artinya kum-kuman batu bara , karena awalnya galian bekas tambang batu bara, akan tetapi batu baranya belum sempat diambil karena mata airnya yang yang besar. Alhasil batu bara yang ada didalamnya terendam air, karena itulah disebut Danau Kumbara” jelasnya.

Disebutkan Lilik, wisatawan juga bisa memberi makan ikan mas, patin, nila merah hingga koi, jarak Danau Kumbara dengan pemukiman penduduk sangat dekat sekitar 700 meter dan akses jalanya pun sangat mudah, mulai dari motor hingga mobil bisa masuk ke area Danau Kumbara.

Dampak yang dirasakan atas kehadiran Danau Kumbara tidak hanya jumlah pengunjung, tapi bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang mencari rezeki, seperti penjual makanan ringan hingga makanan berat. Kunjungan wisatwan didominasi oleh lokal ada turis asing.

“Harapnya agar Danau Kumbara lebih dikenal masyarakat dan dapat menambah PAD bagi desa sehingga dapat menunjang Kota Bangun Darat dan mengharumkan Kota Bangun Darat, serta UMKM masyarakat Kecamatan Kota Bangun Darat dapat terbantu dengan hadirnya para wisatan ke Danau Kumbara.”katanya.

Selain Danau Kumbara, Desa Kota Bangun III juga memiliki potensi wisata unggulan lainnya, di antaranya persawahan Sumedang, Bukit Jumiring, dan Bukit Sundul Langit.(*tan/adv)