Disperindag Fasilitasi dan Beri Kemudahan Bagi Pelaku Eksportir Lokal Kukar

img

Para pelaku IKM yang berasal dari sejumlah Kecamatan di Kukar saat mengikuti pelatihan sebagai calon pelaku usaha eksportir. (foto:riz_poskotakaltimnews.com)

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Sebanyak 40 pelaku usaha mengikuti pembinaan pelaku dan calon pelaku usaha ekspor. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, di Hotel Grand Fatma Tenggarong, Sabtu (25/11/2023).

 

Kepala Disperindag Kukar Arfan Boma Pratama melalui Sekretaris Disperindag Sayid Fathullah menyebutkan, pembinaan pelaku usaha tersebut diikuti dari berbagai kecamatan diantaranya, Kecamatan Muara Badak, Anggana, Samboja, Tenggarong dan Kota Bangun.

 

"Pelaku usaha terdiri dari kerajinan, kuliner, dan lainnya. Yang memang produk tersebut dinilai layak untuk diekspor," sebut Sayid Fathullah pada Poskotakaltimnews.

 

Tujuan dari kegiatan tersebut ialah, guna memfasilitasi para pelaku usaha local untuk dapat kemudahan dalam mengekspor produknya. Sehingga mereka memiliki peluang atau kesempatan yang lebih besar dalam memasarkan produknya lebih luas.

 

"Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pelaku usaha, agar mereka bisa lebih berkembang," ujarnya.

 

Adapun materi yang disampaikan bagaimana tahapan tahapan bagi pelaku usaha, untuk menjadi eksportir, baik dari perijinan, meningkatkan kualitas dan lainnya.

 

"Narasumber yang dihadirkan dari Disperindagkop Kaltim, Bea Cukai, dan pelaku ekportir dari Kukar," ungkapnya.

 

Dirinya berharap, pelaku usaha calon ekspor tersebut dapat memahami materi yang disampaikan, sehingga pelaku usaha bisa mengekspor produknya lebih luas.

 

Sementara itu narasumber dan juga pelaku eksportir muda Faron Ali mengatakan, pelaku usaha di Kukar semuanya memiliki peluang untuk menjadi pelaku eksportir. Maka dari itu pembinaan tersebut, untuk memberikan pemahaman terkait dengan bagaimana mengekspor produk lokal.

 

"Kami berharap mereka bisa lebih semangat lagi dalam meningkatkan kualitasnya, dan bisa bersinergi untuk menjadi eksportir," kata Faron Ali. (adv/riz)