SDN 018 Tenggarong Seberang Angkat Budaya Lokal Melalui Ekstrakulikuler
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR -
Sekolah Dasar Negeri (SDN) 018 Tenggarong Seberang berupaya mengembangkan seni
dan budaya melalui program ekstrakurikuler.
Kepala SDN 018 Tenggarong Seberang, Sumiyati,
mengakui pentingnya menjaga dan mempromosikan seni dan budaya, khususnya di
lingkungan sekolah. Selain memberikan keterampilan kepada siswa, kegiatan ini
juga menjadi upaya untuk memperkenalkan kesenian daerah kepada masyarakat,
terutama saat acara lomba atau pertunjukan seni yang diselenggarakan oleh
pemerintah.
"Alhamdulilah untuk kesenian di SDN 018
telah berjalan melalui program ekstrakurikuler, dengan dukungan dari para orang
tua murid yang juga aktif sebagai seniman, terutama di Desa Perjiwa Tenggarong
Seberang." ujar Sumiyati belum lama ini.
Ia menyebut beberapa kegiatan ekstrakurikuler
yang telah dijalankan antara lain adalah tarsul, bemamai, dan tarian daerah.
Semua kegiatan seni tersebut terus ditingkatkan untuk melestarikan dan
memperkenalkan kembali budaya lokal di daerah tersebut.
Murid-murid SDN 018 telah aktif
berpartisipasi dalam berbagai festival seni tari. Hal ini menunjukkan kemajuan
yang baik dalam pengembangan kesenian di sekolah tersebut.
"Baru-baru ini, murid-murid SDN 018 menampilkan tarian saman saat acara kunjungan dan penyerahan buku
dari Kemendikbudristek. Mereka menampilkan tarian dengan sangat baik, suatu
pencapaian yang membanggakan bagi sekolah tersebut." ungkapnya.
Tarian saman merupakan tarian tradisional
suku Gayo yang sering ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting
dalam adat. Syair dalam tarian saman menggunakan Bahasa Gayo.
"Kami berharap bahwa ke depan, seni dan
budaya di SDN 018 Tenggarong Seberang dapat terus berkembang dan meraih
prestasi baik dalam lomba maupun event kesenian lainnya. Hal ini menjadi bukti
nyata dalam melestarikan kekayaan seni budaya lokal." pungkasnya.(adv/aan)