BAMAG Berau Gelar Perayaaan Natal 2023
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB: Ribuan Jemaat umat
Kristiani yang tergabung dalam Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten
Berau memadati Lapangan Pemuda GOR untuk mengikuti perayaan Natal 2023 bersama.
Adapun tema besar Natal
tahun ini "Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi" yang
diambil dari Injil Lukas 2:14.
Di malam yang penuh
bahagia bagi umat Kristiani tersebut, dihadiri Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas
dan beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Berau.
Bupati Berau, Sri
Junarsiah Mas mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak, yang selalu
bergandengan tangan menjaga persatuan kesatuan antara umat beragama di Kabupaten
Berau.
Ia berharap tetap jaga
persatuan dan kesatuan diantara kita semua, apalagi ini sudah memasuki
tahun-tahun atau waktu-waktu menjelang Legislatif. "Saya minta jaga persatuan dan kesatuan,
kita berbeda dan kita berasal dari perahu-perahu berbeda tetapi tujuan kita
adalah sama ingin menjadikan Berau yang baik kedepan," jelasnya.
Sri mengajak kepada semua
masyarakat semua saling jaga persatuan dan kesatuan, karna memasuki tahun-tahun
politik. Mendekati hari H jangan sampai
ada yang memprovokasi dan jangan sampai ada yang terprovokasi. Jagalah semua
itu sampai hari pesta demokrasi berjalan.
Perayaan hari besar
keagamaan tentunya menjadikan hal yang penting dalam membangun peradaban
manusia sekaligus membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara
dalam jaringan berbudi pekerti yang bermartabat.
Dalam bentuk perhatian
Bupati Berau kepada para pendeta ia memberikan hadiah untuk para pendeta,
"Insyaallah di tahun 2024 kami akan naikkan menjadi Rp 1.5 Jt perbulan. Mungkin
memang tidak besar tetapi bentuk perhatian kami dan penghargaan kepada para
pemuka agama yang menjadi mitra utama pemerintah daerah dalam pembinaan umat,"
tuturnya.
Pendeta adalah mitra dalam
membina sumber daya manusia, karena tidak bisa menjangkau seluruh masyarakat Kabupaten
Berau. Kecuali orang-orang yang dipilih. Pendeta adalah orang-orang yang mampu
memberikan atau dalam meningkatkan sumber daya manusia, mendirikan pandangan
agama yang baik supaya semakin kondusif di Kabupaten Berau.
Lanjut Bupati, sebagai
umat beragama yang hidup keberagaman di tuntut untuk mampu menjaga semangat dan
kesatuan saling menghormati, menghargai sehingga nanti tercipta suasana aman
dan damai kondusif, sebab kondisi seperti inilah yang dibutuhkan demi lancarnya
proses pembangunan yang di laksanakan di bumi Batiwakkal.
Pemerintah kabupaten Berau
senantiasa mendukung eksistensi seluruh umat beragama, termasuk umat kristiani.
"Saya anggarkan untuk pembangunan Gereja, memberikan sebuah moril kepada
umat kristiani," tuturnya.
Terakhir dia yakin seluruh
jemaat tergabung dalam wadah Pama, mampu melakukan hal tersebu. Kkrena Gereja-gereja
yang ada disini masih mampu jadi wadah pembinaan umat Kristiani dalam
meningkatkan pengalaman dan pengamalan nilai-nilai keagamaan yang dianut.
(Sep/Nad)