Program Fasilitasi Nelayan dan Pembudidaya Ikan Lampaui Target

img

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Salah satu program Kukar Idaman yang telah mencapai target ialah program fasilitasi 25 ribu nelayan dan pembudidaya produktif.

 

Program tersebut telah menjadi target Rencanan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Dimana di dalam target tersebut sebanyak 5 ribu nelayan maupun pembudidaya yang difasilitasi per tahunnya.

 

Namun pada kenyataannya, pemerintah daerah hingga saat ini telah memfasilitasi sekitar 28 ribu nelayan maupun pembudidaya produktif.

 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar Muslik menjelaskan, target pada program fasilitasi 25 ribu nelayan dan pembudidaya produktif telah tercapai, hal itu ditunjukan dengan telah terfasilitasinya sebanyak 8 ribu nelayan dan pembudidaya produktif pada 2022 lalu.

 

Kemudian, pada 2023 sekitar 20 ribu nelayan dan pembudidaya produktif yang difasilitasi. Meskipun pemerintah daerah telah mencapai target, dalam hal ini pemerintah terus merealisasikan program tersebut di masa kepemimpinan Bupati Kukar Edi Damansyah, dan Wabup Kukar H Rendi Solihin.

 

"Meskipun program tersebut sudah tercapai, untuk tahun depan program tersebut masih dijalankan," jelas Muslik pada Poskotakaltimnews, Senin (4/12/2023).

 

Program tersebut menyasar kepada para kelompok nelayan, dan pembudidaya ikan yang ada di Kukar, baik dari zona hulu, tengah dan pesisir. Realisasi dari orogram tersebut berupa bantuan sarana dan prasarana perikanan.

 

"Bantuan yang kita berikan meliputi mesin ces, perahu, alat tangkap, keramba, benih, dan lainnya," ungkapnya.

 

Sejauh ini dari bantuan yang diberikan, para nelayan maupun pembudidaya sangat senang dan berterima kasih, bahwa pemerintah daerah hadir ditengah tengah masyarakat.

 

Dirinya berharap, dengan diberikan bantuan tersebut dapat meningkatkan produksi para nelayan maupun pembudidaya ikan. Apabila produski mereka meningkat, pastinya perekonomian mereka juga meningkat.

 

"Kami berharap, setelah diberikan bantuan produksi perikanan terus meningkat, dan perekonomian mereka juga meningkat," ucapnya.

 

Sementara itu Joko salah satu pembudidaya ikan di Tenggarong mengaku pernah menerima bantuan dari pemerintah daerah. Bantuan tersebut berupa benih ikan dan pakan ikan.

 

"Terima kasih pemerintaj daerah yang telah memperhatikan para pembudidaya yang ada di Kukar, termasuk saya," ujar Joko

Menurutnya, bantuan yang diberikan tersebut sangat membantu dalam meningkatkan dan memajukan sektor perikanan di Kukar. (adv/riz)