Penganugerahan SLKS HUT Ke-67 Provinsi Kaltim, Pj Gubernur: SLKS Memotivasi PNS untuk Bekerja Keras
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kamis, 11 Januari
2024, bertempat di Pendopo Odah Etam Samarinda, Penjabat (Pj) Gubernur
Kalimantan Timur Akmal Malik menyerahkan secara simbolis tanda kehormatan
Satyalancana Karya Satya (SLKS) XXX, XX dan X Tahun kepada 168 orang Aparatur
Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Penganugerahan SLKS XXX, XX dan X Tahun bagi
ASN di lingkungan Pemprov Kaltim kali ini dilaksanakan dalam rangka
memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Provinsi Kalimantan Timur yang jatuh
pada tanggal 9 Januari 2024.
Pj Gubernur Akmal Malik menyampaikan ucapan
selamat kepada ASN yang sudah menerima anugerah tanda kehormatan SLKS dari
Presiden RI untuk masa bakti XXX tahun sebanyak 28 orang, XX tahun (46 orang)
dan X tahun (94 orang). Akmal menyebut SLKS merupakan tanda kehormatan dari
Presiden Republik Indonesia yang diberikan kepada PNS yang telah bekerja dengan
penuh kesetiaan terhadap Pancasila, UUD 1945, negara dan pemerintah dengan
penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan dan disiplin secara terus menerus.
“Tanda kehormatan ini adalah bentuk reward
bagi PNS penerimanya, yang memiliki arti membanggakan karena tidak semua PNS
bisa mendapatkannya. Kita harapkan ini menjadi teladan bagi seluruh PNS di
lingkup Pemprov Kaltim. Terima kasih atas kesetiaan dan dedikasi yang luar
biasa sehingga dapat mencapai prestasi yang luar biasa dan memberikan
kontribusi besar dalam pembangunan Kalimantan Timur,” kata Akmal Malik.
Selain itu, lanjut Akmal, sepanjang 2023
banyak prestasi yang diraih Pemprov Kaltim ditingkat nasional dengan berbagai
penghargaan bagi perangkat daerah, hal itu juga atas kontribusi dari para PNS
yang telah meraih tanda kehormatan SLKS ini.
“Kita berharap penghargaan ini memotivasi
mereka lebih inovatif, lebih bekerja keras, karena banyak persoalan yang ada di
Kaltim ini, seperti pengelolaan aset yang belum optimal. Masih banyak aset yang
tumpang tindih. Belum juga persoalan tentang kinerja pelayanan publik kita.
Memang realisasi anggaran kita naik sekarang dari 87 persen pada 2022 menjadi
93 persen di 2023. Ini tentunya menjadi momentum bagi kita untuk muhasabah,
instrospeksi diri untuk lebih baik lagi kedepan,” pungkas Akmal.
Tampak hadir, Wakil Ketua II DPRD Kaltim Seno
Aji, Danrem 091/ASN Brigjen TNI Yudhi Prasetiyo, anggota dan perwakilan
Forkopimda Kaltim, Sekda Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, Kepala BKD Kaltim
Deni Sutrisno dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemprov Kaltim.(mar)