Hadirnya Maskapai Kargo di Kalimarau Tingkatkan Ekonomi UMKM Berau

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TANJUNG REDEB-Pemerintah Kabupaten Berau bersama Badan Layanan Umum Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kalimarau dan stakeholder terkait, mengoptimalkan percepatan pengoperasian Maskapai Kargo di Bandara Kalimarau.

Kepala Kantor Badan Layanan Umum Unit Penyelenggaraan Bandar Udara Kelas I Kalimarau, Ferdinan Nurdin menjelaskan dengan adanya maskapai kargo berharap ada suatu kemudahan dalam hal kelancaran keluar masuk logistik dan barang dari luar atau ke Berau.

"Itu akan mendapatkan multiplidr effect ekonimic, pertumbuhan perekonomian meningkatkan, daya beli masyarakat bertambah dan juga pastinya menurun kan inflasi," jelas Ferdinan Nurdin saat mengelar rapat kordinasi di ruang Kakaban, Jumat (12/1/2024).

Untuk itu, dengan Hadirnya Maskapai Kargo di Bandara Kalimarau dapat memberikan keuntungan bagi Kabupaten Berau. Karna Maskapai Kargo dapat memberikan kemudahan dan kelancaran dalam hal mobilitas logistik dari wilayah Berau.

Ia jelaskan, Kapasitas muatan yang tersedia dalam maskapai Kargo sebanyak 20 ton, sedangkan maskapai reguler hanya 5 ton. Menurutnya, keuntungan tidak terlepas dari kebajikan Maskapai Kargo yang sedikit berbeda dengan kebijakan pada maskapai reguler.

"Beberapa maskapai terkait penyediaan pesawat Kargo sudah siap, tinggal menunggu kesepakatan antara pelaku usaha dengan pihak maskapai dalam menentukan harga, jenis barang yang dikirim, dan tempat tujuannya," bebernya.

Saat ini, maskapai khusus Kargo bisa saja mengangkut logistik, termasuk barang-barang berbahaya. Beda hal kalau maskapai reguler yang ada penumpang nya itu tidak diperbolehkan.

Dengan adanya, PT RUS (Random United Service) yang sudah tersedia satu pesawat yaitu pesawat Tipe Boieng 737-800 yang sekarang berada di Halim, dan juga BBN Airlines sudah ready satu pesawat dengan tipe yang sama (Boeing 737-800). Tinggal ada kesepakatan antara konsilidator dengan pihak maskapai. (sep/nad)