Bupati Sri Juniarsih Mas Apresiasi Kontribusi Pejuang Sigap
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB : Bupati Berau, Sri
Juniarsih Mas memberikan apresiasinya kepada para pihak yang telah berperan
dalam menyukseskan program Sigap Sejahtera. Program ini dinilai telah
memberikan kontribusi besar bagi terciptanya perbaikan Indeks Desa Membangun
(IDM) yang ada di Kabupaten Berau.
Apresiasi yang diberikan
diantaranya kepada 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Berau, Mitra Pejuang
Sigap Sejahtera, purna Pejuang Sigap Sejahtera Berprestasi, Faskam Aktif
Berprestasi dan Korcam Berprestasi. Acara ini mengusung tema "Berdayakan
Kampung Sendiri Berjuang Sepenuh Hati Demi Berau Maju dan Mandiri".
Para Pejuang Sigap
Sejahtera bertujuan untuk mewujudkan inovasi baru dari desa dalam pembangunan
dan pemberdayaan masyarakat serta pengembangan potensi desa demi perkembangan
dan kesejahteraan Masayarakat Kabupaten Berau.
Bupati Berau mengucapkan
terima kasih, apresiasi serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para
Pejuang Sigap Sejahtera yang sudah bekerja keras dan berupaya maksimal
khususnya dalam meningkatkan tata kelola kampung dan membentuk kemandirian
kampung di Kabupaten Berau selama 1 Periode ini.
Bahwa, program ini tentu
juga hasil sinergi bersama para perangkat OPD, kampung dan kecamatan,
pihak-pihak yang turut berperan, serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten
Berau dalam pemberdayaan masyarakat kampung.
"Untuk kita ketahui
bersama program Sigap Sejahtera merupakan program pertama dalam 18 program
unggulan yang kita kerjakan. Program ini merupakan salah satu cara untuk
meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Berau," tutur Bupati Berau
di Ballroom Hotel Bumi Segah, Selasa (16/1/2024).
Untuk itu, setiap tahun
sebanyak 112 orang diberikan pelatihan dan bertugas memberikan pendampingan
dalam pembangunan kampung. Selama satu periode pelaksanaannya, sebagian
generasi pejuang sigap yang telah purna, kembali ke daerah sebagai agen
Pembangunan dengan menjadi ASN, Aparatur kampung dan kecamatan, Sekretaris
kampung hingga menjadi Kepala Kampung.
"Berbagai program
telah dijalankan para pejuang sigap dengan baik hingga menjadi sebuah capaian
yang luar biasa bagi setiap kampung selama lima tahun," jelasnya.
Pendampingan yang
diberikan oleh para Pejuang Sigap dalam bidang ekonomi, pemanfaatan sumber daya
alam serta tata kelola pemerintah banyak terlihat hasilnya.
Bahwasannya, Digitalisasi
pemerintah kampung juga menjadi salah satu fokus para pejuang sehingga dapat
mengembangkan Sistem Informasi Desa yang juga sudah banyak mempermudah dalam
mendapatkan informasi profil kampung sebagai media publikasi dan
menginvetarisir potensi kampung dan pelayanan terintegrasi.
Hal ini, Para Pejuang
Sigap juga senantiasa membantu peningkatan perekonomian masyarakat kampung
dengan pendampingan Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) serta pemanfaatan potensi
kampung. Selain itu, Pejuang Sigap Sejahtera bersama Pendamping Desa juga berkontribusi
dalam peningkatan status Indeks Desa Membangun (IDM).
Dengan ini, rincian pada tahun 2023 ini terdapat 17
kampung berstatus mandiri, 39 kampung bersatus maju, 43 kampung berkembang, dan
1 kampung tertinggal. Ini artinya selangkah lagi Kabupatn Berau menjadi daerah
bebas desa tertinggal.
Bupati berharap,
pencapaian ini dapat terus kita tingkatkan, dan pendampingan kampung terus
dilakukan dan menjadi komitmen kita dalam mewujudkan dampak optimal bagi
kesejahteraan masyarakat khususnya di daerah perkampungan di Kabupaten Berau.
Ia mendorong saudara agar
terus berperan aktif dalam melanjutkan program- program yang telah dilaksanakan
dan terus membentuk kemandirian kampung. Baik para purna pejuang sigap, para
pejuang sigap, stakeholder terkait dan seluruh elemen masyarakat.
"Pemerintah Kabupaten
Berau dalam hal ini akan terus mendukung dan melakukan upaya peningkatan
melalui pemenuhan fasilitas, edukasi hingga pendampingan semaksimal
mungkin," tuturnya. (Sep/Nad)