Sekda Berau Ingatkan ASN agar Tidak Terlibat ‘Serangan Fajar’ dan Politik Uang dalam Pemilu

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk tidak tergoda oleh serangan fajar atau money politik saat Pemilihan Umum (Pemilu).

 

Dalam upayanya mengantisipasi berbagai modus politikus yang berupaya membagi-bagikan uang, Said menekankan bahwa serangan fajar dapat muncul dalam berbagai bentuk, termasuk kegiatan sosial atau niat beribadah.

 

"Masyarakat diimbau untuk lebih mewaspadai praktik politik uang dan tidak terpengaruh oleh bujukan serangan fajar," ucap Sekda, M Said, Selasa (6/2/2024).

 

Said menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terkait politik dan pemilihan pemimpin yang tidak didasarkan pada uang.

 

Menurutnya, memilih pemimpin berdasarkan uang tidak akan menghasilkan pemimpin berkualitas untuk Indonesia di masa depan.

 

"Bagi ASN dan pejabat pemerintah, Sekda Berau menyarankan untuk menjauhi berbagai macam serangan fajar," tuturnya.

 

Dalam hal pelanggaran, pihaknya berkomitmen memberikan sanksi mulai dari ringan hingga pemberhentian bagi ASN yang terbukti berkepihakan atau tidak netral dalam Pemilu.

 

Selain menjaga netralitas, Said juga mendorong para ASN untuk menjaga kondusivitas dan mendukung penyelenggaraan Pemilu dengan memberikan hak suara di bilik suara.

 

"Hak politik ASN, katanya, hanya dapat diimplementasikan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan bukan di ruang publik," ungkasnya.

 

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai keterlibatan ASN sebagai tim sukses atau berpihak dalam Pemilu di Berau.

 

Sekda berharap koordinasi yang baik antara Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Berau dapat memastikan integritas dan netralitas ASN selama proses Pemilu. (Sep/Nad)