Syarifatul Syadiah Dorong Pemkab Berau untuk Penanganan Abrasi di Pulau Derawan
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Dalam sebuah pernyataan, Wakil Ketua I DPRD Berau, Syarifatul
Syadiah, memfokuskan sorotannya pada masalah serius yang dihadapi Pulau
Derawan, yakni meluasnya abrasi pantai.
Dengan latar belakang Pulau Derawan yang termasuk dalam Kawasan
Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), Syarifatul mengimbau Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera
mengambil langkah konkret dalam menangani permasalahan ini.
Meskipun Pulau Derawan memiliki potensi besar sebagai destinasi
pariwisata, Syarifatul mengekspresikan keprihatinannya terkait kurangnya
perhatian pada abrasi pantai yang semakin merusak ekosistem di sekitar pulau
tersebut.
Untuk itu, sebagai bagian dari KSPN, Pulau Derawan seharusnya
mendapatkan perlakuan khusus, tetapi fokus pembangunan pada Kawasan Ekonomi
Khusus IKN pada tahun 2022-2023 telah mengesampingkan kebutuhan mendesak ini.
"Pentingnya menjaga keindahan alam Pulau Derawan tidak boleh
terpinggirkan oleh proyek pembangunan lainnya," ucap Syarifatul, Sabtu
(24/2/2024).
Meskipun pengembangan kawasan pariwisata dijadwalkan dimulai pada
2025, Syarifatul mendorong agar persiapan dimulai pada tahun depan. Ia
berpendapat bahwa pembenahan Pulau Derawan, terutama penanganan abrasi pantai,
harus menjadi prioritas utama.
Syarifatul juga mencermati dampak abrasi terhadap masyarakat
lokal, dengan beberapa rumah yang telah terkena dampak serius.
"Situasi ini sebagai sesuatu yang sangat disayangkan dan menekankan perlunya penanganan yang segera untuk mencegah kerugian lebih lanjut," jelasnya.
Melalui pernyataannya, Syarifatul Syadiah bukan hanya menyuarakan
keprihatinannya, tetapi juga memberikan dorongan kuat kepada Pemkab Berau dan
OPD terkait untuk mengambil tindakan konstruktif secepat mungkin.
(Sep/Nad/Advetorial)