Madri Pani Membahas Kondisi Rumah Sakit di Kabupaten Berau
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Ketua DPRD Berau, Madri Pani mengangkat pembahasan tentang pengembangan dan
pengelolaan rumah sakit di Kabupaten Berau. Dalam pernyataannya, ia
menyampaikan beberapa kekhawatiran dan memberikan saran terkait pelayanan
kesehatan kepada masyarakat.
Madri Pani mengapresiasi upaya pembangunan rumah sakit di daerah tersebut,
termasuk rumah sakit BAZNAS dan rumah sehat. Namun, ia menyoroti sejumlah
kelemahan dalam pengelolaan rumah sakit, terutama terkait dengan keuangan dan
administrasi.
"Dalam pengelolaan rumah sakit, kita ini tidak memiliki konsultan
keuangan dan administrasi. Inilah yang menjadi kelemahan, sehingga pengelolaan
keuangan dan administrasi seringkali kacau," ujar Madri Pani saat
Musrenbang Kecamatan Tanjung Redeb, Rabu (28/2/2024).
Madri Pani mengusulkan adanya konsultan keuangan dan administrasi untuk
membantu menata pengelolaan rumah sakit agar lebih efisien dan transparan.
Untuk itu Madri menegaskan bahwa kehadiran konsultan tersebut dapat
memberikan dampak positif terhadap progres kinerja rumah sakit.
Ketua DPRD Kabupaten Berau juga menyoroti jumlah tempat rawat inap di rumah
sakit yang dianggap tidak sesuai dengan standar.
Beliau menekankan bahwa perlu ada perbaikan dalam penentuan jumlah tempat
rawat inap agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
Madri Pani juga memberikan masukan agar pemerintah daerah menjalin kerja
sama dengan rumah sakit swasta untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.
Madri menilai bahwa dengan melibatkan manajemen yang profesional dari pihak swasta, akan dapat meningkatkan efisiensi dan kompetitivitas rumah sakit di Kabupaten Berau.
"Kita bisa ajak rumah sakit swasta untuk bekerja sama sehingga
pelayanan bisa lebih baik. Kita perlu jadikan ini sebagai solusi agar pelayanan
kesehatan semakin berkualitas," tutup Madri Pani. (Sep/Nad)