Dispora Kukar Programkan Pembinaan Anak Penyandang Disabilitas Tiap Kecamatan

img

(Aji Ali Husni, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kukar/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS.COm,KUKAR- Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara bakal memprogramkam pembinaan anak anak penyandang disabilitas disetiap kecamatan di Kukar.

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni mengatakan, gerakan program pembinaan anak penyandang disabilitas tersebut sebagai tindaklanjut hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Special Olympic Indonesia (SOIna) yang dihelat beberapa waktu lalu di Jakarta.

Aji Ali Husni yang juga merupakan Ketua Pengurus Solna Kabupten Kukar, mengungkapkan bahwa dalam Rakernas  tersebut membahas terkait rencana kerja 2024, melaporkan kegiatan SOlna ditiap-tiap provinsi dan renacana serta upaya menyinkronkan untuk pembentukan club-club SOIna mulai tingkat kecamatan, kelurahan hingga desa.

“ Kemarin pada saat Rakernas kita dapat program kerja dari provinsi, nasional bahkan internasional. Banyak event-event yang dilaksanakan di tahun ini, dan kita akan menyesuaikan kalender event.” katanya.

Ali mengatakan bahwa Solna di Kabupten Kukar baru berdiri selama tiga tahun ini, berbanding dengan daerah diluar Kaltim seperti Jawa,Sumatera, Sulawesi,  sudah berdiri selama puluhan tahun.

“ Dan dengan hadirnya kami ke SOlna kemarin sangat membuka wawasan, bahwa SOlna ini banyak sekali kegiatannya. Tentunya kami jadi lebih tahu hadirnya pemerintah dalam hal ini berperan sebagai apa dan hal apa yang harus kami lakukan untuk mendukung serta memfasilitasi anak-anak berkebutuhan khusus ini,” jelas Ali

Ia menjelaskan dengan banyaknya kegiatan yang harus dilakukan, hingga perlunya pembentukan club-club disetiap daerah khususnya Kukar.

“ Selama ini memang yang sedikit menjadi kendala karena geografis Kukar ini kan luas dan jauh jadi nanti yang akan membantu proses pembinaan, kita berencana membentuk club-club tiap-tiap kecamatan di Kukar,” tuturnya.

“ Misal zona hulu, tengah dan hilir itu akan disiapkan club untuk anak-anak berkebutuhan khusus ini. Jadi tidak mesti ke ibukota atau kabupaten.”sambungnya.

Ali menambahkan saat ini fokus pertama yang dilakukan yaitu memberi keyakinan terhadap orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Karena masih banyak yang menganggap anak dengan keterbatasan  tidak memiliki kemampuan lebih. Dirinya juga berupaya sesegera mungkin membentuk club-club SOlna ini dan akan segera mensosialikannya dan melakukan pembinaan

“Padahal mereka sama seperti kita, masih ada ruang untuk berprestasi. Dan kita harus memberikan pemahaman agar mereka memberi perhatian khusus ke SOIna. Nanti setelah bergabung ke klub, akan kita perkenalkan ke olahraga apa yang sesuai dengan anak-anak mereka dan tentu menyesuaikan kemampuan anak tersebut.”tutupnya.(adv/*tan)