Lima Rumah Warga di Kelurahan Timbau Dilahap Si Jago Merah

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sebanyak 5 rumah warga di RT 9 Jalan Wolter Monginsidi atau Pal 5 Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong dilahap si jago merah. Kejadian tersebut sekitar pukul 17.20 wita, Selasa (19/3/2024).

 

Mengetahui hal tersebut, petugas Pemadam Kebakaran yang kebetulusan usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) langusung menuju lokasi kejadian. Sekitar 6 mobil pemadam kebakaran dikerahkan dan dibantu relawan untuk memadamkan kobaran api tersebut.

 

"Ada 6 unit mobil pemadam kebakaran dan dibantu relawan, kami tak terima laporan dari masyarakat terkait kebakaran tapi ada anggota usai mengisi BBM melihat kejadian tersebut, dan langsung menuju TKP," kata Fida Hurasani pada media, di TKP.

 

Sementara proses pemadaman hingga pendinginan memakan waktu sekitar 30 menit.  Dari peristiwa tersebut tak ada korban jiwa dan diperkirakan kerugian ratusan juta rupiah.

 

"Kita kerahkan seluruh petugas damkar untuk memadamkan api di Pal 5 ini," ucapnya.

 

Belum diketahui pasti apa penyebab kebakaran tersebut, saat ini masih dalam penyelidikan oleh pihak terkait. Namun diperkirakan diduga akibat korsleting listrik.

 

Ia juga menyebutkan, dalam satu hari ini ada 2 lokasi kejadian kebakaran. Yang pertama terjadi di SP 1 atau Desa Sumber Sari Kecamatan Sebulu RT 14, sekitar pukul 10.00 wita, yang menghanguskan bangsalan rumah 13 pintu.

 

Pihaknya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Kukar, untuk selalu mengecek kondisi rumahnya sebelum berpergian. Mohon dipastikan kondisi rumah dalam keadaan aman.

 

Sementara itu Ketua RT 9 Jalan Wolter Monginsidi Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong Gazali menyebutkan, api berasal dari rumah kontrakan, sebanyak 5 rumah yang terbakar dan 1 diantaranya terdampak.

 

"Kita tidak tahu penyebab dari kebakaran tersebut," ujar Gazali.

 

Salah satu pemilik rumah yang hangus terbakar Reni Badriani terkejut mendengar teriakan warga dar luar, sehingga membuat dirinya keluar rumah untuk memastikan. Ternyata di luar terjadi kebakaran yang apinya sudah membesar.

"Saya tidak mengetahui kejadian tersebut, saat itu sedang menyiapkan hidangan untuk berbuka puasa. Namun tiba tiba mendengar teriakan warga, sehingga membuat saya penasaran untuk ke luar memastikan," pungkas Reni Badriani. (riz)