Atasi Meningkatnya Kasus Difteri, Dinkes Dorong Peningkatan Capaian Imunisasi
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Soal meningkatnya kasus Difteri di
Kabupaten Berau telah menjadi perhatian serius bagi Dinas Kesehatan (Dinkes)
setempat.
Kepala Bidang Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Berau, Garna Sudarsono, mengungkapkan bahwa
meskipun upaya imunisasi telah dilakukan, masih terdapat kekurangan dalam
mencapai target Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) 100 persen.
Garna Sudarsono menjelaskan bahwa
dari 13 Kecamatan, 4 di antaranya belum mencapai target IDL yang diinginkan.
Dengan capaian vaksin atau IDL untuk anak-anak di Berau baru mencapai 88,8
persen, terdapat kebutuhan mendesak untuk meningkatkan capaian tersebut agar
mencapai sasaran yang diharapkan.
"Tahapan Outbreak Response
Immunization (ORI) perlu dilakukan secara intensif, terutama pada usia 0, 1 tahun,
dan 6 tahun, untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit difteri di wilayah
ini," ujar Garna Sudarsono, Minggu (24/03/2024).
Dalam mengatasi permasalahan ini,
Sudarsono mendorong pengurus pelayanan pasien di setiap Puskesmas di Kabupaten
Berau untuk meningkatkan capaian IDL untuk anak-anak. Ia menekankan pentingnya
pelaksanaan pelayanan imunisasi dasar secara maksimal di setiap Puskesmas dan Posyandu.
"Saya telah melakukan koordinasi melalui zoom meeting bersama 21 pimpinan Puskesmas yang tersebar di 13 Kecamatan Kabupaten Berau. Kami menyampaikan urgensi pelaksanaan vaksinasi terhadap bayi dan balita sebagai langkah preventif yang sangat penting dalam menangani kasus difteri yang semakin meningkat," tambah Sudarsono.
Upaya bersama dan kerjasama antara
Dinkes, Puskesmas, dan Posyandu diharapkan dapat memberikan perlindungan
maksimal kepada anak-anak di Kabupaten Berau sehingga mereka dapat tumbuh
kembang dengan sehat dan terhindar dari ancaman penyakit difteri. (Sep/Nad)